4 Penyebab Tanaman Cabai Terkena Hama Thrips

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman holtikultura yang mudah terkena hama jika tidak dirawat dengan baik, seperti terserang hama thrips. Penyebab tanaman cabai terkena hama thrips salah satunya karena kondisi lingkungan yang kering dan hangat.
Daftar Isi
Daftar Isi

Daftar Isi
Penyebab Tanaman Cabai Terkena Hama Thrips
Hama thrips (Thrips tabaci Linderman) menjadi salah satu tantangan bagi pembudidaya cabai, karena hama ini bisa membuat tanaman cabai tidak tumbuh dengan baik bahkan bisa gagal panen. Terdapat sejumlah penyebab tanaman cabai terkena hama thrips yaitu:
Kondisi Lingkungan: Thrips cenderung menyukai kondisi lingkungan yang kering dan hangat. Kondisi tersebut cocok untuk hama ini berkembang biak.
Kualitas Bibit: Penggunaan bibit cabai yang kurang berkualitas atau terinfeksi virus bisa meningkatkan risiko tanaman cabai terserang hama thrips.
Sanitasi Lahan yang Buruk: Lahan yang kotor akibat gulma dan sisa-sisa tanaman yang tidak dibersihkan dapat menjadi tempat berkembang biak hama thrips.
Kekebalan terhadap Insektisida: Penggunaan insektisida yang terus-menerus bisa menyebabkan hama thrips menjadi kebal. Dengan begitu pengendalian hama ini menjadi lebih sulit.
Apa Saja Ciri-ciri atau Gejala Tanaman Cabai yang Terserang Hama Thrips?
Hama thrips menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan yang terdapat pada jaringan daun. Dikutip dalam buku 6 Jurus Bertanam Cabai Bebas Hama & Penyakit oleh Dr. Neni Rostini, Ir. MS., (201131) gejala tanaman cabai yang terserang hama thrips yaitu:
Muncul bercak dekat tulang daun, berwarna perak dan sering menjalar ke tulang daun sehingga daun menjudi putih.
Daun menjadi keriting dan menggulung ke dalam.
Daun terlihat layu dan pertumbuhan tanaman terhambat, sehingga menyebabkan tanaman cabai menjadi kerdil.
Apakah Hama Thrips Bisa Menular ke Tanaman Lain Selain Cabai?
Hama thrips bisa menular ke tanaman lain selain cabai. Karena thrips merupakan hama polifag yang bisa menyerang berbagai jenis tanaman seperti tomat, bawang merah, bawang daun, bayam, kentang, tembakau, kopi, dan lain sebagainya.
Bagaimana Cara Mengendalikan Thrips Secara Alami Tanpa Pestisida?
Thrips bisa menyebar dengan cepat dan menyebabkan kerusakan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas hasil panen. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengendalian. Selain menggunakan pestisida, pengendalian hama thrips bisa dilakukan dengan cara:
Menggunakan tanaman aromatik seperti tembakau dan bawang putih untuk tanaman cabai yang terkena hama thrips dengan cara menggerus atau menghancurkannya, kemudian ambil cairannya. Lalu semprot pada hama thrips.
Menanam jenis tanaman aromatik disekitar lahan budidaya.
Mencampurkan bubuk deterjen, baking soda, dan serbuk kapur semut ke dalam air. Kemudian semprotkan cairan kesemua bagian tamanan yang terkena serangan hama thrips.
Kesimpulan
Penyebab tanaman cabai terkena hama thrips yaitu kondisi lingkungan yang kering dan hangat, kualitas bibit yang kurang berkualitas atau sudah terinfeksi virus, sanitasi lahan yang buruk, dan penggunaan insektisida yang terus-menerus.
Gejala tanaman cabai terkena hama thrips di antaranya muncul bercak berwarna perak dekat tulang daun, daun menjadi keriting dan menggulung ke dalam, daun terlihat layu dan pertumbuhan tanaman terhambat.
Hama thrips bisa menular ke tanaman selain cabai dan bisa dikendalikan secara alami tanpa menggunakan pestisida. (MRZ)
Baca juga: Ketahui Perawatan Cabai di Musim Kemarau Supaya Tumbuh Lebat
