Konten dari Pengguna

40 Contoh Akronim beserta Pengertian dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh akronim. Sumber: Pexels/fauxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh akronim. Sumber: Pexels/fauxels

Contoh akronim dapat ditemukan dalam bentuk tulisan maupun percakapan sehari-hari untuk menyingkat nama suatu instansi, gelar, atau semboyan. Akronim memudahkan seseorang untuk mengenali tanpa harus menyebutkan nama lengkapnya berulang kali.

Akronim adalah bagian dari proses pemendekan kata yang diambil dari tiap suku kata sehingga menjadi suatu kata yang bisa dibaca. Akronim digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk mempercepat komunikasi.

Pengertian dan Jenis Akronim

Ilustrasi contoh akronim. Sumber: Pexels/Pixabay

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akronim dijelaskan sebagai kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar.

Walaupun banyak yang mengira bahwa akronim merupakan singkatan, akan tetapi kedua hal tersebut tidak sama. Karena singkatan adalah kependekan atau gabungan dari huruf, sedangkan akronim adalah gabungan dari beberapa kata menjadi satu.

Dikutip dalam buku Cendekia Berbahasa: Bahasa dan Sastra Indonesia untuk Kelas XII oleh Erwan Juhara, dkk (2005:38-37) pengertian akronim yaitu proses pemendekan yang menggabungkan huruf awal, suku kata, atau gabungan huruf, dan suku kata dari deret kata yang diperlukan sebagai kata. Berdasarkan cara menyingkatya akronim dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital, contohnya:

    • SIM: Surat Izin Mengemudi

    • LAN: Lembaga Administrasi Negara

  2. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital, contohnya:

    • Bappenas: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

    • Iwapi: Ikatan Wanita Pengusahan Indonesia

  3. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun gabugan huruf dan suku kata dari deret kata seluruhnya ditulis dengan huruf kecil, contohnya:

    • Pemilu: Pemiliha umum

    • Tilang: Bukti pelanggaran

  4. Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik, contohnya:

    • S.E: Sarjana Ekonomi

    • S.S: Sarjana Sastra

  5. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan kenegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik, contohnya:

    • DPR: Dewan Perwakilan Rakyat

    • KTP: Kartu Tanda Penduduk

  6. Singkatan umumyang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu titik, contohnya:

    • dll. : dan lain-lain

    • dst. :dan seterusnya

Contoh Akronim

Ilustrasi contoh akronim. Sumber: Pexels/Monstera Production

Banyak bahasa di seluruh dunia menggunakan akronim dalam berbagai bidang, seperti industri, ilmu pengetahuan, maupun teknologi. Adapun contoh akronim yang ada dalam bahasa Indonesia yaitu:

  1. Kemenko Polhukam: Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

  2. Kemenko Ekon: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

  3. Kemenko Kesra: Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat

  4. Kemensetneg: Kementerian Sekretariat Negara

  5. Kemendagri: Kementerian Dalam Negeri

  6. PASI: Persatuan Atletik Seluruh Indonesia

  7. Sespa: Sekolah Staf Pimpinan Administrasi

  8. Rapim: Rapat pimpinan

  9. S.K.M. : Sarjana Kesehatan Masyarkat

  10. PGRI: Persatuan Guru Republik Indonesia

  11. GBHN: Garis-garis Besar Haluan Negara

  12. PT: Perseroan Terbatas

  13. BIG: Badan Informasi Geospasial

  14. Bulog: Badan Urusan Logistik

  15. Jateng: Jawa Tengah

  16. Suramadu: Surabaya Madura

  17. Kowani: Kongres Wanita Indonesia

  18. Kemenlu: Kementerian Luar Negeri

  19. Kemenhan: Kementerian Pertahanan

  20. Kemenperin: Kementerian Perindustrian

  21. Kemendag: Kementerian Perdagangan

  22. Kementan: Kementerian Pertanian

  23. rudal = peluru kendali

  24. Puskesmas = pusat kesehatan masyarakat

  25. Pemilu = pemilihan umum

  26. iptek = ilmu pengetahuan dan teknologi

  27. Kemenhut: Kementerian Kehutanan

  28. Kemenhub: Kementerian Perhubungan

  29. Kemenakertrans: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

  30. Kemenkes: Kementerian Kesehatan

  31. Mubes: Musyawarah Besar

  32. Wartel: Warung Telekomunikas

  33. Posyandu: Pos Pelayanan Terpadu

  34. Kostranas: Komando Strategi Nasional

  35. Bapekan: Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara

  36. Puspiptek: Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

  37. Kemendikbud: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

  38. Kemensos: Kementerian Sosial

  39. Kemenag: Kementerian Agama

  40. Kemenparekraf: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca juga: 10 Jenis Kata dalam Bahasa Indonesia

Ada 40 contoh akronim beserta pengertian dan jenisnya, untuk menambah kosakata baru dalam berbahasa Indonesia. (MRZ)