Konten dari Pengguna

5 Bentuk-bentuk Virus beserta Pengertian dan Strukturnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bentuk-bentuk Virus. Sumber: Pexels/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bentuk-bentuk Virus. Sumber: Pexels/CDC

Virus adalah entitas mikroskopis yang dapat menyebabkan penyakit pada berbagai jenis organisme. Meskipun virus tidak dianggap sebagai bentuk kehidupan karena ketergantungannya pada sel inang untuk berkembang biak, kajian mengenai bentuk-bentuk virus terus dilakukan.

Studi mengenai bentuk dan struktur virus menjadi esensial dalam upaya ilmiah untuk mengatasi tantangan kesehatan global yang melibatkan infeksi virus. Sehingga akan membawa peradaban ke arah yang lebih maju.

Pegertian, Bentuk-bentuk Virus, dan Strukturnya

Ilustrasi Bentuk-bentuk Virus. Sumber: Pexels/Edward Jenner

Mengutip dari buku Stem Cell 2 karya Siswandono (2016), virus adalah parasit dalam sel, strukturnya terdiri dari DNA atau RNA dan lapisan protein, dengan membran terluar terbentuk dari sakarida, lemak dan protein.

Untuk lebih memahaminya lebih lanjut, berikut adalah bentuk-bentuk virus dan strukturnya.

1. Virus Heliks

Virus heliks memiliki bentuk seperti batang atau benang, yang disusun mengelilingi sumbu panjangnya. Contoh klasik virus heliks adalah virus tomat mosaic yang menyerang tanaman tomat. Kapsid virus ini membentuk struktur heliks dan melindungi asam nukleatnya.

2. Virus Icosahedral

Virus icosahedral memiliki bentuk yang mirip bola atau poliedron dengan 20 segi. Salah satu contoh virus icosahedral adalah virus herpes simplex. Struktur ini memberikan ketahanan terhadap tekanan lingkungan dan memfasilitasi proses infeksi.

3. Virus Envelop

Virus envelop, atau berlapis lipida, memiliki lapisan lipid membrane yang melibatkan struktur sel inangnya. Virus influenza merupakan contoh virus berlapis lipida yang menyebabkan flu. Struktur lipid ini dapat memainkan peran dalam pengenalan sel inang dan penyusunan virion.

4. Virus Kompleks

Beberapa virus memiliki bentuk yang lebih kompleks, seperti virus pox yang mengandung struktur tubular dan lempeng yang melibatkan DNA ganda. Virus ini memiliki karakteristik yang unik dan kompleksitas struktural yang melibatkan lebih dari kapsid dan asam nukleat.

5. Virus Togaviridae

Virus togaviridae termasuk dalam kelompok virus berlapis lipida dan memiliki bentuk icosahedral. Virus ini sering menyebabkan penyakit pada manusia, seperti virus rubella yang menyebabkan campak Jerman.

Baca juga: 4 Klasifikasi Virus Berdasarkan Sel Inangnya

Dengan pemahaman terhadap bentuk-bentuk virus dan strukturnya, ilmuwan dapat mengembangkan strategi untuk pencegahan dan pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus. Pembagian bentuk virus mencerminkan adaptasi evolusioner terhadap berbagai lingkungan dan inang. (ARR)