Konten dari Pengguna

5 Ciri-Ciri Pantun beserta Fungsi dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri pantun. Sumber foto : pexels/thoughtcatalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri pantun. Sumber foto : pexels/thoughtcatalog

Ciri-ciri pantun sangat mudah dikenali, salah satunya adalah bersifat mutlak atau tidak dapat diubah. Jika diubah, maka pantun tersebut akan berubah menjadi gurindam, seloka, atau puisi lama.

Pantun sendiri memiliki arti puisi lama atau sastra lisan dari berbagai daerah di Indonesia. Pantun berasal dari bahasa Minangkabau yaitu patuntun yang artinya “petuntun”.

Ciri-Ciri Pantun

Ciri-ciri pantun. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Unsplash.

Ciri-ciri pantun pun sangat beragam, salah satunya yaitu rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b. Mengutip buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia, Mutia Dwi Pangesti, ‎Desi Permatasari (2015:8), ciri-ciri pantun antara lain:

  • Tiap baris terdiri atas empat baris (larik)

  • Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata

  • Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b

  • Baris pertama dan kedua merupakan sampiran

  • Baris ketiga dan keempat merupakan isi

Beragam jenis pantun akan memiliki ciri yang sama seperti di atas. Selain ciri-ciri terdapat dua klasifikasi pantun, yaitu pantun berdasarkan usia dan pantun berdasarkan isi.

Fungsi dan Contoh Pantun

Ilustrasi ciri-ciri pantun. Sumber: Unsplash.

Tidak hanya ciri-ciri pantun, fungsi dan contohnya pun harus dipahami agar menambah pengetahuan tentang puisi lama ini.

Pantun memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Alat pemelihara bahasa

Pantun berfungsi sebagai alat pemelihara bahasa yang berguna untuk menjaga kelestarian bahasa daerah di Indonesia.

  • Sebagai media budaya

Pantun berfungsi sebagai media budaya, artinya tidak jarang orang-orang terdahulu menggunakan pantun untuk mengenalkan budayanya. Dalam budaya Betawi misalnya, selalu ada permainan pantun saat acara pernikahan.

  • Sebagai alat komunikasi

Pantun digunakan sebagai alat komunikasi yang tepat untuk sebagian orang. Pasalnya di dalam pantun sering disisipkan kata-kata nasihat yang bisa dijadikan petuah untuk diri sendiri dan orang di sekitarnya.

Membuat pantun tidaklah mudah, dibutuhkan keahlian khusus agar pantun memiliki kesinambungan antara satu sama lain. Berikut beberapa contoh pantun yang bisa dipakai untuk berlatih membuat pantun.

1. Pantun jenaka

Burung gelatik,

Lagi hinggap di batu

Kamu memang cantik,

Tapi kok badannya bau

2. Pantun nasihat

Jalan-jalan ke kota Bandung

Jangan lupa mengisi saku

Kalau kamu sedang bingung

Jangan lupa membaca buku

3. Pantun teka-teki

Kalau tuan sekuat halilintar

Pakai baju begitu gaya

Kalau tuan memang pintar

Hewan apa yang sangat kaya

4. Pantun agama

Banyak bulan perkara bulan

Tidak semulia bulan puasa

Banyak tuhan perkara tuhan

Tidak semulia Tuhan Yang Esa

5. Pantun kias

Ayam sabung jangan dipaut

Jika ditambat kalah laganya

Asam di gunung ikan di laut

Dalam belanga bertemu juga

Baca Juga : 9 Contoh Pantun Lucu Pantun Ramadhan yang Bikin Ngakak

Demikian ciri-ciri pantun, fungsi dan contohnya. Semakin banyak yang tahu tentang pantun, diharapkan budaya ini bisa terus lestari.

(LFP)