5 Contoh Campuran Homogen dan Heterogen dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu kimia dikenal istilah campuran homogen dan heterogen. Keduanya tersusun atas komponen yang berbeda sehingga sifatnya berbeda pula.
Pada campuran homogen, umumnya campuran zat bisa menyatu sedangkan pada campuran heterogen tidak. Terkadang pada campuran heterogen terdapat zat yang mengendap maupun terpisah sehingga tidak larut sempurna.
5 Contoh Campuran Homogen dan Heterogen
Banyak campuran di sekitar lingkungan manusia yang termasuk ke dalam kategori campuran homogen maupun heterogen. Mengutip dari buku IPA Terpadu Jilid 1A karya Mikrajuddi, dkk. (hal. 96-98) contoh campuran homogen dan heterogen dapat dilihat seperti di bawah ini.
1. Campuran Homogen
Gula yang dilarutkan pada air sehingga membentuk larutan gula.
Air laut yang mengandung garam di dalamnya.
Cairan infus yang sering digunakan pasien di rumah sakit.
Perabotan berbahan dasar kuningan.
Sirup cair yang merupakan campuran antara gula, perasa makanan dan air.
2. Campuran Heterogen
Adonan tepung kanji yang dicampur air, akan membentuk endapan sehingga disebut campuran heterogen.
Sirup obat batuk yang penggunaannya harus dikocok terlebih dahulu.
Asap pembakaran industri yang terdiri dari butiran karbon, gas karbon dioksida dan sebagainya.
Kabut pagi hari yang bercampur dengan air dan gas.
Debu dalam udara yang beterbangan.
Jenis-jenis Campuran
Jenis-jenis campuran homogen hanya ada satu. Sedangkan campuran heterogen masih dibagi lagi menjadi dua kategori berikut ini.
1. Suspensi
Suspensi adalah campuran antara zat cair dan padat maupun gas yang zat padatnya tidak larut di dalam zat pelarutnya. Contoh: campuran pasir dengan air dan sirup obat batuk.
Pada sirup obat batuk terdapat zat-zat yang tidak larut, namun zatnya hanya mengendap. Sehingga selalu ada anjuran pada bagian kemasan yang meminta agar obat dikocok terlebih dahulu sebelum diminum agar zat-zat di dalamnya tercampur merata.
2. Koloid
Koloid adalah campuran antara dua zat atau lebih yang salah satu zat penyusunnya tersebar dalam zat penyusun yang lain. Contoh: keju, margarin, cat, debu, asap pembakaran, keju, awan, kabut, cat, tinta, susu, margarin, dan tepung kanji dalam air.
Baca juga: 5 Contoh Soal Persamaan Kimia dan Pembahasannya
Jenis-jenis dan contoh campuran homogen dan heterogen di atas beserta dengan akan membuat lebih paham mana campuran yang masuk kategori homogen dan heterogen. (IMA)
