5 Contoh Implementasi PHIWM dalam Kehidupan Berorganisasi

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi warga Muhammadiyah melaksanakan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) harus diterapkan dalam sendi kehidupan termasuk berorganisasi. Contoh implemantasi PHIWM dalam kehidupan berorganisasi seperti melaksanakan kegiatan berlandaskan ajaran Islam.
Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tapi memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kehidupan berorganisasi. Adapun yang menjadi landasan dari PHIWM adalah Al-Qur’an dan sunnah Nabi.
Mengenal Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM)
Dikutip dari website resmi Muhammadiyah, https://muhammadiyah.or.id/, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) adalah seperangkat nilai serta norma Islami yang bersumber Al-Qur’an dan sunah.
Dengan pedoman tersebut menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridai Allah Swt.
Mengapa ada PHIWM?
Latar belakang munculnya PHIWM ini karena warga Muhammadiyah di era sekarang ini membutuhkan pedoman kehidpan yang bersifat panduan untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari.
Adapun beberapa situasi yang melatari pedoman seperti situasi perubahan sosial-politik di kehidupan nasional, perubahan alam pikiran yang cenderung pragmatis, materialistis dan hedonistis hingga perubahan orientasi nilai serta sikap dalam bermuhammadiyah karena berbagai faktor (internal dan eksternal).
Tujuan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah terbentuknya perilaku individu dan kolektif dari seluruh anggota Muhammadiyah yang menunjukkan keteladanan yang baik (uswah hasanah) menuju terbentuknya masyarakat utama yang diridai oleh Allah Swt.
PHIWM ini kemudian dikembangkan serta dirumuskan ke dalam 11 kerangka kehidupan, salah satunya adalah kehidupan berorganisasi.
Contoh Implementasi PHIWM dalam Kehidupan Berorganisasi Bagi Warga Muhammadiyah
Dalam kehidupan berorganisasi, seluruh pengurus meneruskan amanat dari KH Ahmad Dahlan yakni menegakan Islam, berkepribadian mulia, komitmen yang istiqomah, menggairahkan Al Islam, menunjukkan akhlak pribadi muslim, menjauhkan perbuatan tercela.
Untuk lebih memahami lebih lanjut tentang penerapan pedoman, berikut sejumlah contoh implementasi PHIWM dalam kehidupan berorganisasi.
Untuk menyelesaikan masalah serta konflik yang timbul di organisasi hendaknya mengutamakan musyawarah dan mengacu pada peraturan-peraturan organisasi yang bertujuan memberikan kemaslahatan, kebaikkan, dijauhkan tindakan anggota pimpinan yang tidak terpuji dan dapat merugikan kepentingan Persyarikatan.
Setiap anggota pimpinan Muhammadiyah menunjukkan keteladanan dalam bertutur-kata , bertingkah laku, beramal, berjuang, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kemauan untuk belajar dalam segala lapangan kehidupan yang diperlukan.
Mengembangkan disiplin tepat waktu baik dalam menyelenggarakan rapat, pertemuan dan kegiatan lainnya yang selama ini menjadi ciri khas dari etos kerja serta disiplin Muhammadiyah.
Dalam acara atau kegiatan di lingkungan Persyarikatan mengadakan kembali pengajian-pengajian singkat seperti kuliah tujuh menit, mengindahkan waktu salat dan menunaikan salat berjemaah.
Para Pimpinan Muhammadiyah mengikuti dan menyelenggarakan kajian-kajian keislaman, memakmurkan masjid dan menggiatkan ibadah sesuai ajaran Al-Qur’an dan sunah Nabi.
Baca juga: 20 Contoh Implementasi Pancasila sebagai Sistem Etika
Dengan contoh implementasi PHIWM dalam kehidupan berorganisasi diharapkan organisasi (persyarikatan) ini menjadi gerakan dakwah Islam kuat dan unggul di berbagai bidang. (RAN)
