Konten dari Pengguna

5 Contoh Kalimat Tidak Kohesi dan Perbedaannya dengan Kalimat Koheren

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kalimat tidak kohesi. Sumber: Pexels/may day.ua
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kalimat tidak kohesi. Sumber: Pexels/may day.ua

Dalam bahasa Indonesia terdapat paragraf dan kalimat yang penting untuk dipelajari. Umumnya, kalimat dibagi menjadi dua jenis yaitu kalimat kohesi dan koherensi. Contoh kalimat tidak kohesi biasanya tidak memiliki hubungan yang padu.

Hal ini berpotensi mengakibatkan pembaca merasa kebingungan terhadap maksud kalimat tersebut. Mempelajari materi kohesi dapat membantu pembaca dalam mengetahui pertautan bentuk paragraf.

Contoh Kalimat Tidak Kohesi

Ilustrasi contoh kalimat tidak kohesi. Sumber: Pexels/Jovie Pujadas Ladura

Dikutip dari buku Menjadi Guru Yang Mampu Menulis Dan Menerbitkan Buku : Panduan Kilat dari Menulis sampai Menerbitkan Buku oleh Deny Demiyanti (61) kohesi adalah hubungan antarkalimat yang dibangun dengan menggunakan kata-kata atau frasa penjalin hubungan.

Dengan adanya kohesi, keutuhan paragraf terjaga oleh penyusunan kalimat yang teratur dan logis. Hal ini dikarenakan kohesi membuat kalimat-kalimat dalam paragraf saling berhubungan membentuk jalinan yang erat.

Sementara itu, kalimat tidak kohesi tidak memiliki hubungan yang padu. Jika dibaca kalimatnya membuat pembacanya menjadi bingung dengan maksud tulisan tersebut. Hal ini disebabkan karena susunan antar katanya yang tidak nyambung.

Berikut ini beberapa contoh kalimat tidak kohesi dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan sebagai referensi bagi pembaca dalam menulis kalimat.

  1. Tempat tinggalku sangat menyenangkan, pergi ke sungai, ingin bermain air dengan saudara.

  2. Bernostalgia indahnya alam di Batu Malang hanya akan menimbang kekecewaan, bermain ke taman, putus dengan pacar.

  3. Sudah lama tidak berkunjung ke rumah nenek, sibuk ke kantor, ingin makan-makanan rumahan.

  4. Setiap pagi ayah pergi ke sawah, melihat padi, bertemu teman.

  5. Aku sudah lama tidak bertemu dengan teman saya, pergi ke kebun binatang, memberi wortel jerapah.

Perbedaan Kalimat Kohesi dan Koheren

Ilustrasi perbedaan antara kalimat kohesi dan kalimat koheren. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Berikut adalah beberapa perbedaan antara kalimat kohesi dan kalimat koheren.

1. Pengertian

Pada umunya kohesi adalah keserasian hubungan antar kalimatnya. Sementara itu koherensi adalah hubungan antara kalimat yang satu dengan yang lain dalam satu paragraf tanpa memakai konjungsi. Koherensi biasanya mengacu pada kesinambungan makna antar kalimat.

2. Fungsi

Kohesi memiliki fungsi untuk membuat kalimat yang teratur dan terstruktur. Lain halnya dengan koherensi yang berfungsi menjaga kelogisan makna sehingga ide dalam suatu tulisan saling berkesinambungan.

Itulah penjelasan singkat tentang contoh kalimat tidak kohesi. Adanya informasi mengenai perbedaan antara kalimat tersebut dengan koherensi diharapkan bisa menambah wawasan serta pengetahuan pembaca. (NTA)

Baca juga: 10 Contoh Kalimat Koherensi dalam Bahasa Indonesia