Konten dari Pengguna

5 Contoh Kearifan Lokal yang tidak Berwujud

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto hanya ilustrasi. Contoh kearifan lokal yang tidak berwujud. Sumber: Pixabay / Mas Bebet
zoom-in-whitePerbesar
Foto hanya ilustrasi. Contoh kearifan lokal yang tidak berwujud. Sumber: Pixabay / Mas Bebet

Setiap daerah memiliki kearifan lokal yang menjadi identitas daerah tersebut. Terdapat beberapa contoh kearifan lokal yang tidak berwujud yang merupakan nilai-nilai yang diturunkan melalui petuah atau disampaikan secara verbal.

Dengan kearifan lokal yang disampaikan secara verbal, maka budaya tersebut akan selalu diturunkan ke anggota kelompok masyarakatnya. Hal ini menjadikan sebuah kearifan lokal yang tidak berwujud namun tetap dilestarikan untuk menjaga nilai budaya.

Contoh Kearifan Lokal yang tidak Berwujud

Foto hanya ilustrasi. Contoh kearifan lokal yang tidak berwujud. Sumber: Pixabay / Sasint

Dikutip dari buku Sosiologi Kelas XII, Mir’atul Farikhah dkk (2020: 96) kearifan lokal berasal dari 2 kata yaitu kearifan (Bijaksana) dan lokal (Setempat).

Sehingga dapat dijelaskan bahwa kearifan lokal merupakan gagasan atau pandangan yang bersumber dari sebuah tempat, yang di dalamnya terdapat sifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota kelompok masyarakatnya.

Pemaknaan ini menjadikan setiap daerah memiliki kearifan lokalnya masing-masing. Kearifan lokal sering kali menjadi gambaran dari pola hidup masyarakat yang diturunkan secara turun-temurun melalui nilai luhur.

Perlu dipahami, kearifan lokal tidak terbatas pada bidang budaya seperti warisan sejarah, seni tari dan seni rupa saja. Namun, ruang lingkupnya melibatkan nilai-nilai yang luas dalam masyarakat seperti kepedulian terhadap alam dan sesama.

Kearifan lokal memiliki ciri-ciri yang bisa didentifikasi yaitu:

  • Memiliki kemampuan untuk mengendalikan

  • Mampu bertahan dari pengaruh budaya luar

  • Memiliki kemampan mengakomodasi budaya luar

  • Memiliki kemampuan memberi arah perkembangan budaya

  • Memiliki kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli

Wujud nyata dari kearifan lokal bisa dilihat dari aktivitas masyarakat seperti budayanya, adat-istiadat atau bahkan mengenai kehidupan religinya.

Dalam perkembangannya di dalam masyarakat, kearifan lokal terbagi menjadi dua jenis yaitu kearifan lokal yang berwujud nyata dan kearifan lokal yang tidak berwujud.

Berikut ini contoh kearifan lokal yang tidak berwujud yang perlu diketahui dan telah ada di kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu, yaitu:

  • Petuah yang disampaikan secara verbal dan turun termurun yang bisa berupa nyanyian atau kidung.

  • Nyanyian

  • Pantun

  • Nasihat

  • Cerita yang berkembang di masyarakat

Baca juga: 5 Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal

Demikian tadi contoh kearifan lokal yang tidak berwujud, semoga bisa menambah wawasan. Dengan mengetahuinya, diharapkan bisa menjaga beragam kearifan lokal di sekitar lingkungan. (RFL)