Konten dari Pengguna

5 Contoh Kerangka Karangan Ilmiah beserta Cara Membuatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kerangka karangan ilmiah beserta cara membuatnya. Sumber: Pixabay/hudsoncrafted
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kerangka karangan ilmiah beserta cara membuatnya. Sumber: Pixabay/hudsoncrafted

Contoh kerangka karangan ilmiah dapat membantu mahasiswa yang baru mengenal dan akan membuat karangan ilmiah. Kerangka karangan ilmiah merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan ilmiah yang akan dikerjakan.

Pada dasarnya, karangan ilmiah merupakan hasil dari berbagai macam riset yang dilakukan oleh lembaga penelitian ataupun lembaga pendidikan. Banyak jenis karangan ilmiah yang dapat ditemui. Misalnya, tesis, esai, makalah, dan lainnya.

Cara Membuat Kerangka Karangan Ilmiah

Ilustrasi cara membuat kerangka karangan ilmiah. Sumber: PIxabay/StartupStockPhotos

Untuk pembuatan suatu karangan ilmiah yag baik setelah penetapan judul sementara, seseorang dapat memulai membuat kerangka karangan. Kerangka ini diperlukan agar penulis dapat menyusun karangannya secara logis dan teratur.

Dikutip dalam buku Teknik Menulis Karya Ilmiah Berbasis Aplikasi dan Metodologi, Iwan Hermawan, S.Ag., M.Pd.I (2019:72), kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.

Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju. Adapun cara membuat kerangka karangan ilmiah sebagai berikut.

1. Memilih Tema

Tema adalah intisari dari karangan yang akan ditulis. Pilihlah tema yang menarik atau yang tengah populer di kalangan masyarakat saat ini. Dengan memilih tema yang populer, tulisan menjadi menarik dan mendorong minat pembaca untuk memilih karya yang ditulis.

2. Menentukan Judul

Pembuatan judul harus selaras dengan tema karangan yang telah dibuat. Jangan sampai judul yang dibuat tidak sesuai dengan isi karangan. Selain itu, pilihlah judul yang tidak terlalu panjang, unik, dan mendorong keingintahuan para pembaca.

3. Mengumpulkan Bahan dan Data

Cara selanjutnya, yaitu mengumpulkan bahan dan data yang akan dibuat untuk menulis topik yang secara umum akan diangkat dalam karangan. Perlu diingat, bahan harus disusun secara runtut sesuai dengan alur pengembangan paragraf yang akan ditulis.

Misalnya, tema karangan tentang manfaat tahu. Seseorang bisa mengumpulkan topik dimulai dari pengertian tahu, mengapa tahu bermanfaat, kandungan-kandungan nutrisi dalam tahu, dan lain-lain.

4. Memilih dan Mengembangkan Topik

Setelah data dan bahan terkumpul, pilih topik yang sesuai yang perlu diangkat. Selain itu, seseorang juga bisa mengembangkan topik tersebut menjadi sub topik yang lebih kompleks.

Contohnya, pada topik manfaat tahu bisa diperluas kalimatnya menjadi manfaat tahu untuk kesehatan, manfaat tahu untuk perekonomian, dan lain-lain.

5. Memperluas Kerangka Karangan

Cara terakhir, yaitu memperluas kerangka karangan dengan menyusunnya sesuai dengan kerangka karangan yang telah disusun tadi. Kembangkan topik-topiknya dengan memberikan beberapa kalimat-kalimat pendukung.

Contoh Kerangka Karangan Ilmiah

Ilustrasi contoh kerangka karangan ilmiah. Sumber: Pixabay/Nile

Karangan ilmiah tentunya sudah tidak asing lagi bagi mahasiswa, karena karangan ini sering kali didapatkan sebagai tugas perkuliahan.

Untuk memudahkan dalam menyusun karangan ilmiah, buatlah kerangka terlebih dahulu. Berikut contoh kerangka karangan ilmiah yang dapat menjadi sumber referensi.

1. Kerangka Karangan Ilmiah Tesis

  1. Halaman Judul

  2. Lembar Pengesahan

  3. Abstrak

  4. Kata Pengantar

  5. Daftar Isi

  6. Daftar Tabel

  7. Daftar Gambar

  8. Pendahuluan

  9. Dasar Teori

  10. Pembahasan

  11. Kesimpulan

  12. Daftar pustaka

  13. Lampiran

2. Kerangka Karangan Ilmiah Esai

  1. Paragraf pendahuluan

    Pernyataan umum

    Pernyataan tesis

  2. Paragraf pengembang I

    Pendukung

    Pendukung

    Kalimat kesimpulan

  3. Paragraf pengembang II

    Pendukung

    Pendukung

    Kalimat kesimpulan

  4. Paragraf pengembang III

    Pendukung

    Pendukung

    Kalimat kesimpulan

  5. Paragraf penyimpul (berisi ringkasan esai secara keseluruhan dalam bentuk yang singkat)

3. Kerangka Karangan Ilmiah Makalah

  1. Bagian awal

    Sampul

    Daftar isi

  2. Bagian inti

    Pendahuluan

    Latar belakang

    Masalah yang dibahas

    Tujuan penulisan makalah

    Pembahasan

    Penutup

  3. Bagian akhir

    Daftar pustaka

    Lampiran (jika ada)

4. Kerangka Karangan Ilmiah Artikel Hasil Penelitian

  1. Judul artikel

    Nama penulis

    Abstrak dan kata kunci

  2. Pendahuluan

    Latar belakang

    Tujuan Penelitian

    Manfaat Penelitian

    Metode penelitian

  3. Pembahasan hasil penelitian

  4. Simpulan dan saran

  5. Daftar pustaka

5. Kerangka Karangan Ilmiah Skripsi (Penelitian Kuantitatif)

  1. Halaman sampul

  2. Lembar pengesahan

  3. Abstrak

  4. Kata pengantar

  5. Daftar isi

  6. Daftar tabel

  7. Daftar lampiran

  8. Pendahuluan

    Latar belakang masalah

    Rumusan masalah

    Tujuan penelitian

    Hipotesis

    Keterbatasan penelitian

    Manfaat penelitian

  9. Definisi istilah

    Kajian pustaka atau dasar teori

  10. Metodologi penelitian

    Rancangan penelitian

    Populasi dan sampel

  11. Instrumen penelitian

    Pengembangan instrumen

    Uji coba instrumen

    Analisis butir instrumen

    Validitas instrumen

    Reliabilitas instrumen

  12. Teknik pengumpulan data

    Teknik analisis data

    Uji hipotesis

  13. Hasil dan pembahasan

    Hasil penelitian

    Pembahasan

  14. Penutup

  15. Simpulan

  16. Saran

  17. Daftar pustaka

  18. Lampiran

Baca juga: Pengertian, Ciri, dan Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah

Dengan adanya contoh kerangka karangan ilmiah beserta cara membuatnya yang sudah dijelaskan di atas, semoga dapat membantu pembaca dalam menulis atau membuat karangan ilmiah. (MRZ)