5 Contoh Latihan Koordinasi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak gerakan dalam olahraga yang masuk ke dalam kategori contoh latihan koordinasi. Cirinya, yaitu menggunakan banyak anggota tubuh saat bergerak, misalnya tangan dan kaki.
Tentunya latihan koordinasi ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat utamanya, yaitu melatih antar anggota tubuh untuk bisa bergerak secara koordinatif.
5 Contoh Latihan Koordinasi
Mengutip dari Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 7, Paiman, S.Pd., M.Or. (2021:221), latihan koordinasi adalah kemampuan menggunakan beberapa angota tubuh secara bersama-sama untuk satu tujuan.
Contoh latihan koordinasi antara lain koordinasi tangan dan mata, koordinasi mata dan kaki, koordinasi mata, tangan, dan kaki, berenang serta bersepeda. Berikut penjelasannya.
Koordinasi tangan dan mata, contohnya lempar tangkap bola dalam permainan bola kecil.
Koordinasi mata dan kaki, contohnya menimang-nimang bola (juggling) dalam perminan sepak bola.
Koordinasi mata, tangan, dan kaki, contohnya lompat tali skipping, memukul bola diawali mengejar.
Berenang menjadi bentuk latihan koordinasi karena menggerakkan seluruh tubuh. Pada saat berenang, tangan dan kaki terus bergerak. Bagian kepala juga berkoordinasi dengan bagian tubuh lainnya ketika mengambil napas.
Bersepeda menjadi latihan koordinasi yang melatih kaki, betis dan paha sekaligus. Gerakan koordinasi terjadi saat kaki mengayuh pedal sepeda sehingga sepeda bisa bergerak maju.
Manfaat Latihan Koordinasi bagi Tubuh
Manfaat yang bisa diperoleh dari melakukan latihan koordinasi ternyata cukup banyak. Berikut ini beberapa manfaatnya.
Meningkatkan fleksibilitas anggota tubuh sehingga lebih mudah bergerak dan tidak mudah merasakan lelah. Jika seseorang terbiasa melakukan latihan ini, maka anggota tubuh akan lebih fleksibel dalam bergerak.
Keharmonisan fungsi otot dan saraf akan meningkat melalui berbagai latihan koordinasi di dalamnya. Otot dan saraf akan lebih kompak dalam bersinergi menjalankan fungsinya.
Dapat meningkatkan kemampuan untuk menerima, membedakan, menerjemahkan isyarat secara tidak sadar.
Meningkatkan kemampuan tubuh untuk melakukan gerak refleks. Sehingga badan akan lebih tangkas saat dihadapkan pada kondisi mengejutkan.
Baca juga: Pengertian Olahraga Atletik dan Jenis-jenisnya
Bisa dilihat bahwa contoh latihan koordinasi di atas mampu memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Sehingga bisa dilakukan secara rutin untuk melatih fleksibilitas dan refleks anggota tubuh. (IMA)
