Konten dari Pengguna

5 Contoh Metode Ilmiah yang Sering Digunakan dalam Penelitian

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh metode ilmiah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Contoh metode ilmiah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Ketika melakukan penelitian, metode ilmiah adalah hal dasar yang harus diperhatikan. Selain itu, memahami contoh metode ilmiah yang baik dan benar dapat dijadikan referensi.

Dikutip dari Metode Ilmiah dan Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Kepustakaan oleh M. Ronaldy Aji Saputra dkk(2023:13), metode ilmiah merupakan proses pengamatan terhadap fenomena, pemisahan gejala yang belum dipahami, serta menyusun dan menguji penjelasan atas gejala tersebut.

Contoh Metode Ilmiah dalam Penelitian

Contoh metode ilmiah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Metode ilmiah adalah sebuah cara yang diterapkan agar penelitian dilakukan secara sistematis dan runtut. Hal ini agar seorang peneliti dapat mendapatkan jawaban dari permasalahan yang diteliti. Maka dari itu, simak contoh metode ilmiah berikut ini sebagai referensi.

1. Observasi Awal

Langkah awal pada metode ilmiah adalah observasi awal. Tahapan ini befungsi dalam menentukan permasalahan yang akan diangkat. Contoh dari observasi awal adalah:

  • Lukas membaca sebuah jurnal yang menjelaskan bahwa alpukat memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kemudian, Lukas melakukan penelitian apakah benar alpukat memiliki kandungan tersebut.

2. Merumuskan Masalah

Rumusan masalah adalah tahapan yang dilakukan untuk mengidentifikasi hal yang akan diteliti. Rumusan ini biasanya berbentuk pertanyaan. Berikut contohnya:

  • Apak alpukat memiliki kandungan antioksidan?

  • Berapa banyak kandungan antioksidan dalam satu buah alpukat?

3. Hipotesis

Hipotesis merupakan contoh metode ilmiah yang berikutnya. Tahapan ini dilakukan dengan membuat rumusan hipotesis atau sebuah dugaan sementara yang masih butuh pembuktian. Oleh karena itu, berikut contoh hipotesis yang dapat dijadikan referensi:

  • Berdasarkan pakar dan beberapa jurnal penelitian, alpukat memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Setiap 100 gram buah alpukat mengandung 10% antikoksidan.

4. Melakukan Eksperimen

Eksperimen yang dilakukan dalam metode ilmiah berguna untuk menguji hipotesis yang telah disusun. Pada tahap ini juga, peneliti akan merancang penlitian dengan mengumpulkan data. Contoh eksperimen dalam penelitian adalah:

  • Menguji alpukat untuk mengetahui kandungan antioksidan.

5. Kesimpulan

Setelah melakukan eksperimen, data yang telah terkumpul akan diolah dan disusun menjadi sebuah laporan. Pada proses ini akan diambi kesimpulan dari hipotesis sebelumnya. Contoh kesimpulannya adalah sebagai berikut:

  • Berdasarkan eksperimen yang dilakukan peneliti, alpukat terbukti mengandung antioksidan. Setiap 100 gram buah alpukat, terdapat 10 gram antioksidan.

Baca Juga: Penjelasan Contoh Abstrak Penelitian Lengkap Metode Ilmiah

Demikianlah penjelasan mengenai contoh metode ilmiah yang dapat digunakan dalam penelitian. Semoga bermanfaat. (NUM)