Konten dari Pengguna

5 Contoh Narasi Raport PAUD Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/RDNE Stock project
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/RDNE Stock project

Contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka bisa digunakan oleh guru sebagai referensi dalam membuatnya saat kenaikan kelas tiba. Narasi ini menjadi laporan guru terhadap orang tua atau wali siswa.

Narasi rapor berisikan laporan perkembangan siswa secara menyeluruh. Mulai dari prestasi, kemampuan kognitif, motorik, hingga sosial emosional.

Contoh Narasi Raport PAUD Kurikulum Merdeka Sebagai Referensi Guru

Ilustrasi contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Yan Krukau

Di akhir semester, seluruh guru misalnya guru PAUD diharuskan untuk menulis rapor. Dikutip dalam buku Dasar-dasar Pendidikan oleh Abdul Kadir (2015:86) rapor adalah media yang menghubungkan antara sekolah dan orang tua untuk saling mengomunikasikan proses dan hasil belajar yang dilakukan oleh anak didik.

Melalui rapor tersebut diharapkan dapat memberi pemahaman orang tua terhadap perkembangan anak yang komprehensif. Bagi guru yang membutuhkan ide dalam membuat rapor, simak contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka berikut ini.

Contoh 1

Pada akhir semester 1 ini, Ananda Bella telah menunjukkan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Contohnya bersikap sopan dan disiplin saat melaksanakan ibadah salat. Ananda juga memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap banyak hal, misalnya menolong teman yang jatuh.

Orang tua dapat meningkatkan pemahaman Ananda terhadap nilai-nilai agama dan budi pekerti. Caranya bisa dengan mencontohkan perilaku terpuji, membantu menghafal doa, dan surat pendek, serta mendorong Ananda untuk belajar mengaji.

Contoh 2

Dari segi motorik, Ananda Riona terlihat gesit dan lincah. Selain itu, terlihat Ananda suka bercerita. Akan tetapi masih malu-malu ketika tampil di depan kelas. Tapi tidak apa-apa, itu adalah perjalanan belajar. Bapak ibu sebaiknya terus mendukung hal tersebut.

Contoh 3

Ananda Salma sudah mampu menuliskan huruf dengan benar dan menggambar pola tertentu secara tepat. Ananda sudah paham tentang karakteristik benda dan membandingkannya, seperti membedakan benda besar dan kecil atau mengurutkan benda dari yang pendek ke panjang.

Di rumah, orang tua dapat memberikan buku cerita bergambar untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas Ananda. Ajak Ananda melakukan kegiatan seni seperti menggambar, menyanyi, atau memainkan alat musik yang disukainya.

Contoh 4

Ananda Andreas memiliki minat yang tinggi dalam eksplorasi dan observasi lingkungan sekitar. Ananda gemar mengamati, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta suka bertanya tentang benda-benda baru dilihatnya. itu adalah tanda-tanda positif untuk perkembangannya.

Contoh 5

Ananda Monic memiliki rasa percaya diri yang baik. Ananda suka berbicara dan menceritakan pengalamannya di rumah kepada guru maupaun teman-temannya. Ananda juga sudah mengenal emosi yang dirasakan dan dapat mengendalikannya saat bermain bersama teman.

Orang tua dapat membantu Ananda di rumah untuk lebih memahami ragam emosi serta bagaimana cara yang tepat untuk mengendalikannya.

Setelah mengetahui contoh narasi raport PAUD Kurikulum Merdeka di atas, pembaca bisa mengembangkan narasi rapor sesuai dengan hasil perkembangan siswa. Penting untuk menggunakan bahasa yang jelas dan singkat agar rapor mudah dipahami oleh orang tua. (MRZ)

Baca juga: 5 Contoh Identitas Raport Peserta Didik