5 Contoh Penyimpangan Sekunder dan Primer dalam Kehidupan Sosial

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah contoh penyimpangan sekunder dan primer yang kerap kali terjadi dalam kehidupan sosial. Hal ini tidak terlepas dari ketidaktaatan terhadap aturan dan norma yang berlaku.
Sebenarnya dalam tatanan kehidupan masyarakat sudah dibatasi dengan aturan dan norma agar kehidupan berjalan dengan teratur. Namun, dalam kenyataannya, masih banyak terjadi penyimpangan sosial.
Pengertian dan Contoh Penyimpangan Sekunder
Penyimpangan sosial terbagi atas beberapa jenis, salah satunya berdasarkan ukuran berat tidaknya penyimpangan yang dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, penyimpangan sosial terbagi menjadi dua, yakni penyimpangan sekunder dan penyimpangan primer.
Dikutip dari buku Pasti Bisa Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X, Tim Ganesha Operation (2018:62), penyimpangan sekunder adalah suatu bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan sebagai bentuk pengulangan dari penyimpangan yang sebelumnya.
Penyimpangan sekunder juga sering kali disebut sebagai penyimpangan berat karena bentuk penyimpangan ini mengarah pada tindak kriminal. Hal ini membuat jenis penyimpangan ini kerap kali meresahkan masyarakat.
Penyimpangan sekunder memiliki sejumlah ciri-ciri, antara lain:
Gaya hidup didominasi perilaku menyimpang
Norma yang dilanggar termasuk pelanggaran berat
Bersifat berulang
Masyarakat tidak dapat menoleransi maupun menerima penyimpangan tersebut
Agar lebih terbayang, berikut contoh penyimpangan sekunder yang sering kali terjadi dalam kehidupan sosial:
Pembunuhan
Perampokan
Pencurian
Begal motor
Pengedar dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang
Baca juga: 4 Upaya Pencegahan Terjadinya Penyimpangan Sosial di Lingkungan RT
Pengertian dan Contoh Penyimpangan Primer
Berbeda dari penyimpangan sekunder, Tim Ganesha Operation (2018:62) mengartikan penyimpangan primer sebagai perbuatan menyimpang yang dilakukan seseorang, namun sang pelaku masih diterima secara sosial.
Ciri-ciri penyimpangan primer adalah sebagai berikut.
Gaya hidupnya tidak didominasi perilaku menyimpang
Norma yang dilanggar tidak termasuk pelanggaran berat
Sifatnya sementara
Tidak berulang
Masyarakat masih dapat menoleransi dan menerim
Adapun beberapa contoh penyimpangan primer yang kerap kali ditemukan dalam kehidupan sosial di antaranya adalah sebagai berikut.
Pelanggaran lalu lintas
Siswa tidak masuk sekolah tanpa keterangan
Pengendara mobil lupa membawa SIM (Surat Izin Mengemudi)
Terlambat membayar pajak
Terlambat masuk kerja
Demikian penjelasan mengenai pengertian serta lima contoh penyimpangan sekunder dan primer dalam kehidupan sosial. Karena tidak sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku, jangan sampai melakukan contoh-contoh penyimpangan sosial di atas. (YAS)
