5 Contoh Persamaan Reaksi Kimia beserta Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat memahami ilmu kimia, diperlukan suatu persamaan reaksi kimia yang berguna sebagai simbol adanya suatu reaksi kimia. Contoh persamaan reaksi kimia tersebut dalam penulisannya membutuhkan aspek kuantitatif dan kualitatif.
Aspek kuantitatif diperlukan untuk menyetarakan hasil reaksi serta koefisien pereaksi berdasarkan hukum kekebalan massa. Sementara, aspek kualitatif untuk memberi simbol sifat fisik dari hasisl reaksi dan semua pereaksinya.
Contoh Persamaan Reaksi Kimia dan Langkah Penulisannya
Dikutip dari buku Praktis Belajar Kimia Iman Rahayu (2009:68), suatu persamaan reaksi kimia penulisannya ada dua cara, yakni persamaan perkataan dan simbol. Persamaan perkataan ialah persamaan yang memberi nama pereaksi dan hasil reaksinya.
Jadi, misalkan hidrogen bereaksi dengan oksigen menghasilkan air, maka contoh penulisan reaksinya sebagai berikut.
Hidrogen + Oksigen → Air
Persamaan reaksi kimia di atas artinya hidrogen sebagai pereaksi, tanda (+) sebagai simbol bermakna "bereaksi dengan", dan oksigen sebagai pereaksi. Kemudian, tanda (→) sebagai simbol "menghasilkan", serta air sebagai hasil reaksi produk.
Sementara, persamaan simbol adalah suatu singkatan dalam menguraikan reaksi kimia. Simbol ini memakai rumus kimia dan menggunakan tanda (+) dan tanda (→) pula. Persamaan ini menunjukkan hubungan antara zat-zat sebelum dan sesudah reaksi.
Berikut contoh persamaan reaksi simbol antara hidrogen serta oksigen.
2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(g)
Berdasarkan aspek kuantitatif, contoh persamaan reaksi kimia di atas artinya 2 mol hidrogen bereaksi dengan 1 mol oksigen menghasilkan 2 mol air. Sedangkan, simbol (g) di atas ialah aspek kualitatif atau sifat fisiknya. Berikut di bawah ini berbagai macam aspek kualitatif kimia.
zat padatan diberi simbol solid (s)
zat cair diberi simbol liquid (l)
zat gas diberi simbol gases (g)
zat larutan diberi simbol aqueous (aq)
Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa terdapat aspek-aspek tertentu yang perlu diperhatikan dalam menulis persamaan kimia. Agar lebih semakin mudah dipahami, berikut beberapa contoh lainnya.
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4 (aq) + Cu (s)
CaO(s)+ 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l)
Mg(s) + O2(g) → 2MgO(g)
C(s) + O2(g) → 2CO (g)
Baca Juga: Pengertian Elektrometri, Spektrofotometri, dan Kromatografi dalam Kimia
Demikianlah beberapa contoh persamaan reaksi yang ada dalam ilmu kimia beserta penjelasan mengenai cara penulisannya. Pembahasan mengenai simbol kimia dan perkataannya juga harus terus didalami agar dapat dikuasai dengan baik. (SLM)
