Konten dari Pengguna

5 Contoh Puasa Sunnah beserta Bacaan Niatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 5 Contoh Puasa Sunnah beserta Bacaan Niatnya, foto:pixaby
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 5 Contoh Puasa Sunnah beserta Bacaan Niatnya, foto:pixaby

Puasa sunnah merupakan puasa yang tidak wajib dilakukan oleh umat muslim. Namun, jika mengerjakannya, maka akan mendapatkan pahala. Oleh karena itu, sebagai umat muslim perlu mengetahui beberapa contoh puasa sunnah beserta bacaan niatnya.

Terdapat beberapa hikmah jika melakukanya. Di antaranya, yaitu menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas ibadah, dan membersihkan diri dari dosa. Salah satu contoh puasanya, yaitu puasa sunnah Senin Kamis. Puasa tersebut dilakukan setiap hari Senin dan Kamis.

Kumpulan Contoh Puasa Sunnah beserta Niatnya

Ilustrasi Kumpulan Contoh Puasa Sunnah beserta Niatnya, foto:pexels

Mengutip dari buku Dahsyatnya 7 Puasa Wajib, Sunnah & Thibbun Nabawi, Maryam (2017:14), contoh puasa sunnah merupakan ibadah puasa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. dan dapat dilakukan di luar bulan suci Ramadhan.

Secara umum, beberapa manfaat melakukan puasa sunnah dapat dilihat dari segi spiritual dan juga segi kesehatan. Contoh manfaat dari segi spiritual, yaitu seseorang akan menjadi lebih takwa dan murah rezeki. Sedangkan dari segi kesehatan, yaitu dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Untuk lebih memahami terkait contoh puasa sunnah yang dapat dilakukan oleh umat muslim. Berikut beberapa contoh penjelasannya.

1. Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis merupakan puasa sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Cara mengerjakan puasanya, sama seperti ketika puasa Ramadhan. Adapun bacaan niat puasanya sebagai berikut.

a. Niat puasa Sunnah di hari Senin:

Nawaitu shauma yauma-l-itsnaini sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa pada hari Senin sunah karena Allah ta’ala.

b. Niat Puasa Sunnah di hari Kamis:

Nawaitu shauma yauma-l-khomiisi sunnata-lillahi ta’ala

Artinya: “Saya berniat puasa pada hari Senin sunah karena Allah ta’ala.

2. Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah

Pelaksanaan puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah dilakukan pada tanggal 1 sampai 7 pada bulan Dzulhijjah. Puasa sunnah tersebut menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Adapun bacaan niat puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah sebagai berikut.

Nawaitu shauma-sy-syahri dzilhijjati sunnata-lillahi ta’ala

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.

3. Puasa Tarwiyah

Puasa sunnah selanjutnya, yaitu puasa tarwiyah. Puasa tersebut merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 bulan Dzulhijjah. Untuk yang ingin melakukan puasa sunnah tersebut, dapat membaca niat sebagai berikut.

Nawaitu shauma yauma tarwiyata sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa tarwiyah sunnah karena Allah Ta’ala.

4. Puasa Arafah

Puasa arafah merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9, bulan Dzulhijjah setelah puasa tarwiyah. Adapun bacaan niatnya sebagai berikut.

Nawaitu shauma yauma arafata sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa arafah sunnah karena Allah Ta’ala.

5. Puasa Nisfu Syakban

Puasa sunnah terakhir yang bisa dikerjakan, yaitu puasa nisfu Syakban. Puasa tersebut dapat dilakukan pada pertengahan bulan Syakban. Untuk bacaan niatnya sebagai berikut.

Nawaitu shauma fi-n-nishfi-sy-sya’bani sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa pada pertehangan bulan Syakban sunnah karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: 5 Jenis Sholat Sunnah beserta Keutamaannya

Beberapa contoh puasa sunnah yang telah dijelaskan, diharapkan dapat membantu pembaca yang ingin melakukan ibadah puasa sunnah. Melakukan ibadah tersebut dapat mendapatkan pahala yang lebih banyak setelah melakukan ibadah wajib bagi umat muslim. (PAM)