Konten dari Pengguna

5 Contoh Teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli. Sumber: Pexels/Quintin Gellar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli. Sumber: Pexels/Quintin Gellar

Teks negosiasi merupakan salah satu jenis teks yang biasa ditemukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam teks ini terdapat beberapa proses negosiasi untuk mencapai sebuah kesepakatan. Banyak contoh teks negosiasi antara penjual dan pembeli yang menarik untuk diketahui.

Negosiasi adalah proses komunikasi antara dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan atau tujuan yang berbeda, dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Dalam negosiasi, setiap pihak berusaha mendapatkan hasil yang paling sesuai dengan keinginan.

Contoh Teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli

Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli. Sumber: Pexels/Clem Onojeghuo

Mengutip Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Tingkat Dasar karya Asyhari Dwi Rukmana, dkk (2022:142) teks negosiasi adalah teks yang di dalamnya berisi proses untuk mencapai suatu perjanjian atau kesepakatan antara kedua belah pihak untuk memenuhi kepuasan pihak yang bersangkutan dalam elemen tertentu seperti kerjasama dan kompetisi.

Teks negosiasi memiliki struktur tersendiri, yaitu orientasi, pengajuan, penawaran persetujuan dan penutup. Berikut ini beberapa contoh teks negosiasi antara penjual dan pembeli yang dapat dijadikan referensi maupun bahan bacaan.

1. Contoh 1

Orientasi

Pembeli: "Bu, saya mau beli gitar ini, kira-kira berapa harganya?"

Penjual: "Kalau gitar yang itu harganya 750 ribu, nak."

Permintaan

Pembeli: "Harganya boleh kurang nggak, bu?"

Pemenuhan

Penjual: "Hmm, boleh saja. Mau nawar berapa?"

Penawaran

Pembeli: "Rp 500 ribu, bisa nggak, ya?"

Penjual: "Wah, kalau segitu nggak bisa, Nak."

Pembeli: "Kalau Rp 600 ribu?"

Penjual: "Belum, Nak. Naik sedikit lagi. Rp 650 ribu Ibu berikan gitar ini."

Persetujuan

Pembeli: "Baiklah, Bu. Saya setuju."

2. Contoh 2

Orientasi

Pembeli: "Selamat siang, Pak."

Penjual: "Selamat siang, Bu. Ada yang bisa saya bantu?"

Permintaan

Pembeli: "Saya ingin beli mobil bekas klasik, apakah ada, Pak?"

Pemenuhan

Penjual: "Ada, Bu, mari ikut saya."

Penawaran

Pembeli: "Mobil klasik ini, berapa harganya, Pak?"

Penjual: "Kalau mobil yang itu harganya 95 juta, Bu."

Pembeli: "Harganya bisa kurang lagi nggak, Pak?"

Penjual: "Boleh, mau nawar berapa, Bu?"

Pembeli: "85 juta bisa pak? Gimana?"

Penjual: “Waduh, kalau harga segitu rasanya tidak bisa, Bu."

Pembeli: "Kalau 90 juta, Pak?"

Penjual: "Naikkin dikit bu, 93 juta pasnya."

Persetujuan

Pembeli: "Oke, Pak, saya setuju. Uangnya nanti saya transfer."

Penutup

Penjual: "Baik, Bu, terima kasih."

3. Contoh 3

Orientasi

Pembeli: "Bang, bayam 1 ikat berapa?"

Penjual: "Rp 10 ribu, Mbak."

Pembeli: "Waduh, kok, sudah naik. Kemarin aja masih Rp 8 ribu, lo."

Penjual: "Iya, Mbak, soalnya mau lebaran. Jadi banyak harga sayuran yang ikut naik. Sembako aja sekarang semua sudah naik, Mbak. Masa sayuran tidak boleh naik harganya."

Pembeli: "Hmmm, kalau harganya berapa, Mas?"

Penjual: "Rp 15 ribu per kilogram."

Penawaran

Pembeli: "Bayam dua ikat sama wortel setengah kilogram, Rp 20 ribu, ya, Mas? Kan, sudah langganan tiap hari. Masa tidak dapat potongan, sih."

Persetujuan

Penjual: "Hmmm, ya udah, Mbak, boleh. Sini saya bungkusin."

Pembeli: "Oke, makasih banyak, ya, Mas."

4. Contoh 4

Orientasi dan Permintaan

Penjual: "Mas, saya ingin beli laptop Macbook Air 2020. Apakah di sini ada?"

Pemenuhan

Penjual: "Ada, Mas. Ini, Mas. Ada beberapa pilihan warna."

Pembeli: "Berapa harganya, Mas, untuk yang warna abu-abu ini?"

Penjual: "Semua warna harganya sama, Rp 13.150.000."

Penawaran

Pembeli: "Harganya boleh kurang nggak, Mas?"

Penjual: "Paling pasnya Rp 12.689.000."

Persetujuan

Pembeli: "Baiklah, Mas, saya setuju. Ini uangnya."

Penutup

Penjual: "Oke, Mas. Saya siapkan unitnya, ya."

5. Contoh 5

Orientasi

Pembeli: "Berapa harga sekilo duku ini, Bang?"

Penjual: "Rp 20 ribu, Bu. Murah."

Penawaran

Pembeli: "Boleh kurang, 'kan, Bang?"

Penjual: "Belum boleh, Bu. Barangnya bagus, lo, Bu. Ini bukan karbitan. Matang pohon."

Pembeli: "Iya, Bang, tapi harganya boleh kurang, 'kan? Kan, lagi musim, Bang. Rp 15 ribu saja, ya?"

Penjual: "Belum boleh, Bu. Rp20 ribu, ya, Bu. Biar saya dapat untung, Bu."

Persetujuan

Pembeli: "Baiklah, tapi saya boleh milih sendiri, ya, Bang?"

Penjual: "Boleh, Bu."

Penutup

Pembeli: "Makasih, Bang. saya ambil 3 kilo, ya, Bang"

Berbagai contoh teks negosiasi antara penjual dan pembeli ini dapat terlihat proses negosiasi antara penjual dan pembeli yang mencapai kesepakatan melalui tawar-menawar harga dan penawaran diskon. Melalui teks ini siswa juga dapat mengetahui cara bernegosiasi yang baik dan benar. (BAI)

Baca Juga: 2 Contoh Teks Observasi Singkat dalam Bahasa Indonesia beserta Strukturnya