Konten dari Pengguna

5 Contoh Tembang Pocung dalam Bahasa Jawa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh tembang pocung. Sumber foto: pixabay/Joko_Narimo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tembang pocung. Sumber foto: pixabay/Joko_Narimo

Contoh tembang pocung merupakan salah satu jenis sekar macapat dalam Bahasa Jawa. Tembang ini penting dipelajari untuk meningkatkan pengetahuan pembaca mengenai ragam tembang tradisional.

Tembang pocung mempunyai watak santai dan lucu. Biasanya tembang pocung digunakan dalam permainan tebak-tebakan.

Contoh Tembang Pocung

Ilustrasi contoh tembang pocung. Sumber foto: pixabay/Dedy_Timbul

Menurut buku Filsafat Ku, Wafa Aldawamy, (2020:102), tembang pocung atau pucung merupakan tembang macapat yang biasanya digunakan untuk mengingat pada kematian. Tembang tersebut mengisahkan perjalanan akhir kehidupan manusia. Dalam hal ini, pucung sendiri diambil dari kata "pocong" yaitu ritual kematian setelah jasad dimandikan dan kemudian dibungkus kain kafan.

Meskipun, tembang pocung bersifat jenaka, namun tembang ini tetap mengandung nasihat untuk menyelaraskan kehidupan antara makhluk hidup dengan sang pencipta.

Tembang pucung tersusun atas 4 gatra (baris), dengan susunan guru wilangan dan guru lagu 12u, 6a, 8i, 12a. Agar lebih memahaminya, contoh tembang pocung adalah sebagai berikut.

Contoh 1

Bapak pocung dudu watu dudu gunung

Sangkanmu ing sabrang

Ngon-ingone sang bupati

Yen lumaku si pocung lembehan grana

Artinya:

Bapak pocung bukan batu bukan gunung

Asalmu dari seberang

Peliharaannya sang bupati

Kalau berjalan si pocung hidungnya melambai

Contoh 2

Ngelmu iku kalakone kanthi laku

Lekase lawan kas

Tegese kas nyantosani

Setya bodya penekesedur angkara

Artinya:

Ilmu itu bisa diperoleh hanya dengan keunggulan

Caranya harus khusyu

Karena khusyuk itu kuat

Setia pada budi luhur memberantas kejahatan

Contoh 3

Murid iku kudu sregep lan sinau

Maca buku wacan

Amrih bisa dadi wasis

Lamun pinter besuk bisa urip mulya

Siswa itu harus rajin dan belajar

Membaca buku bacaan

Supaya bisa jadi pandai

Jikalau pintar bisa hidup bahagia

Contoh 4

Bapak pocung cangkeme madhep mandhuwur

Sabamu ning sendang

Pencokanmu lambung kering

Prapteng wisma si pocung muntah guwaya

Artinya:

Bapak pocung mulutmu menghadap ke atas

Suka bermain di tempat yang berair

Suka bertengger di lambung sebelah kiri

Jika sampai rumah dia muntah air

Contoh 5

Bapak pocung dudu watu dudu gunung

Dowo koyo ula

Pencokanmu wesi miring

Yen lumampah si pucung ngumbar suworo

Artinya:

Bapak pocung bukan batu bukan gunung

Panjang seperti ular

Jalanmu di besi miring

Kalau berjalan si pucung banyak berbunyi

Baca Juga: 3 Contoh Tembang Dhandhanggula beserta Artinya

Itu dia contoh tembang pocung dalam Bahasa Jawa yang menarik untuk disimak. Dengan mengetahui tembang tersebut, akan memudahkan pembaca untuk mencoba melagukan dan menikmatinya. (Riyana)