5 Fungsi Gelas Beaker dalam Laboratorium

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi gelas beaker adalah sebagai wadah penampung yang digunakan untuk mencapur, mengaduk, dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan di dalam laboratorium.
Gelas beaker akan selalu ada pada setiap laboratorium. Gelas ini wajib ada karena fungsinya yang akan selalu digunakan dalam setiap praktikum.
Fungsi Gelas Beaker dan Jenis-Jenisnya
Berdasarkan buku"Metode Analisis Mutu Pakan" yang ditulis oleh Hartutik (2012), gelas beaker atau yang biasa disebut dengan gelas piala merupakan sebuah gelas kimia.
Pemahaman mengenai nama peralatan laboratorium tersebut beserta fungsinya akan sangat membantu pekerjaan sehingga lebih efektif dan efisien dalam bekerja.
Tentunya dari pertimbangan keselamatan kerja juga dirasa lebih maksimal karena mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan dihindari ketika menggunakan peralatan-peralatan tersebut.
Alat dalam laboratorium yang cukup familiar adalah gelas beaker atau yang biasa disebut dengan gelas piala merupakan sebuah gelas kimia yang berperan sebagai wadah penampung. Berikut fungsi dari alat ini.
Mengukur volume larutan kimia yang membutuhkan ketelitian tinggi
Digunakan untuk membuat atau mencampur berbagai larutan kimia
Sebagai wadah untuk menyimpan larutan kimia
Untuk memanaskan larutan kimia, hanya untuk gelas kimia dari kaca borosilikat
Digunakan untuk percobaan titrasi, mencampur larutan untuk menghasilkan hasil larutan
Jenis Gelas Beaker
Gelas Kimia Standar (Griffin): Gelas kimia ini juga sering disebut sebagai gelas piala griffin. Fungsi gelas kimia standar adalah untuk menyiapkan larutan, melakukan reaksi kimia sederhana, dekantasi cairan supernatan, hingga menyimpan cairan sebelum dibuang.
Gelas Kimia Tinggi (Berzelius): Beaker glass berbentuk tinggi disebut dengan Berzelius. Bentuknya dua kali lebih tinggi dari lebarnya. Gelas kimia yang tinggi ini digunakan untuk melakukan titrasi. Jenis gelas kimia ini memiliki sisi yang sedikit meruncing, dan ada cerat untuk menuang.
Gelas Kimia Datar: Gelas ini biasa disebut sebagai gelas kristalisasi. Berbeda dari gelas kimia lainnya, gelas kristalisasi tidak memiliki tanda pengukur. Sesuai namanya, fungsi gelas kimia kristalisasi adalah untuk melakukan proses kristalisasi atau sebagai wadah untuk penangas
Gelas Kimia Philips: Jenis gelas kimia selanjutnya ada gelas kimia Philips. Bentuk gelas ini seperti kerucut, dangan bentuk corong lebih sempit dibanding alas atau dasarnya. Fungsi gelas kimia Philips sama dengan gelas Griffin.
Baca Juga: Alat-alat Laboratorium Beserta Fungsinya
Demikian penjelasan lengkap tentang jenis dan fungsi gelas beaker dalam sebuah labolatorium. (NDA)
