5 Fungsi Gelas Kimia dalam Laboratorium

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam laboratorium banyak peralatan dari bahan dasar kaca seperti alat gelas, erlenmeyer, dan beragam jenis gelas kimia lainnya. Adapun fungsi gelas kimia adalah sebagai alat ukur cairan.
Ketika bekerja di laboratorium kimia selalu ada kegiatan menuangkan larutan. Di mana setiap larutan kimia wajib diukur sesuai dengan volume yang telah ditentukan dan di situlah peran gelas kimia diperlukan.
5 Fungsi Gelas Kimia yang Paling Utama
Mengutip dari buku Asyiknya Praktikum IPA SMP oleh Taufik Hidayat (2021:45), gelas kimia berukuran mulai dari 5 ML sampai 2 L. Fungsi gelas kimia antara lain:
Menghitung larutan kimia dalam jumlah tertentu. Perhitungan volume larutan kimia sangat mudah karena hanya perlu melihat dari angka yang tertera pada sisi gelas. Volume cairan ditentukan oleh angka terdekat dari batas larutan yang terlihat dari luar gelas.
Mengukur volume solid dengan mengukur perpindahan atau kenaikan cairan. Bisa dipakai untuk mengetahui berat benda padat apabila benda padat dimasukkan ke dalam gelas dan air yang tumpah menandakan volume solid dari benda tersebut.
Wadah untuk mengukur volume larutan yang tidak perlu ketelitian tinggi. Penggunaan gelas kimia sangat praktis karena tidak butuh metode rumit seperti halnya mengukur cairan dengan jenis alat gelas yang lain.
Menampung larutan bahan kimia. Digunakan untuk meletakkan cairan kimia yang akan dipakai atau dicampur dalam sebuah emulsi (adonan kimia).
Melarutkan bahan kimia. Bahan kimia serbuk bisa dilarutkan menjadi bentuk cair dengan mengaduknya di dalam gelas kimia.
Baca juga: Pengertian Zat Tunggal Beserta Jenis dan Contohnya
Kelebihan dan Kekurangan Gelas Kimia
Di balik fungsi gelas kimia yang beragam, terdapat sifat positif dan negatif yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari alat laboratorium tersebut, seperti:
a. Kelebihan
Untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi.
Umumnya, gelas ukur terbuat dari polypropylene yang memiliki ketahanan kimia yang baik.
b. Kekurangan
Tidak bisa digunakan untuk mengukur larutan/ pelarut dalam kondisi panas.
Gelas kimia kurang akurat untuk mengukur volume dibandingkan dengan gelas volumetrik, seperti labu ukur (volumetric flask) atau pipet volumetrik.
Demikian fungsi gelas kimia yang sangat penting dalam kegiatan kerja di laboratorium. (IMA)
