Konten dari Pengguna

5 Fungsi Tulang Keras dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi tulang keras. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/RF._.studio
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi tulang keras. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/RF._.studio

Tulang keras merupakan jenis tulang yang dibedakan berdasarkan jaringan penyusunnya. Fungsi tulang keras berperan penting dalam rangka tubuh. Sebab, tulang ini memiliki sifat keras dibanding tulang rawan.

Dikutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi oleh Rikky Firmansyah, dkk (Grafindo:43) tulang keras pada dasarnya berfungsi sebagai penyusun sistem rangka tubuh yang dibentuk melalui proses osifikasi.

Fungsi Tulang Keras dan Contohnya

Fungsi tulang keras. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko

Contoh tulang keras dapat ditemui di berbagai bagian tubuh, seperti tulang kering, paha, hingga fibula di bagian bawah kaki. Menariknya, tulang keras mencakup sekitar 90% lebih dari kerangka manusia. Sehingga, fungsi tulang keras sangat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan. Untuk itu, simak beberapa fungsinya di bawah ini.

1. Pendukung Tubuh

Tulang keras memang secara umum bersifat keras. Sehingga, membuat tubuh dapat terbentu secara terstruktur. Dampaknya adalah tubuh dapat menahan gaya ketika terjadi gerakan maupin aktivitas dengan beban.

2. Perlindungan

Perlindungan tubuh dari tulang keras pada dasarnya sangat bermanfaat. Sebab, kepadatan dan kekerasan dari tulang ini akan melindungi jaringan internal dan organ tubuh. Seperti pada tulang tengkorak yang akan melindungi otak.

3. Sebagai Penyimpanan Mineral

Fungsi tulang keras selanjutnya adalah menjadi tempat menyimpan mineral tubuh. Terutama pada kalsium dan fosfor yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Contohnya dalam proses fisiologis seperti kontraksi otot dan pembekuan darah.

4. Hematopoesis

Hematopoesis adalah fungsi untuk menghasilkan sel darah merah. Kaitannya dengan tulang keras adalah beberapa tulang memiliki kemampuan ini. Contohnya saat terjadi pendarahan, maka rongga tulang keras akan menghasilkan sel darah merah.

5. Remodeling dan Perbaikan

Tulang keras memiliki sifat yang dinamis, dan berubah-ubah atau remodelling yang terjadi secara terus menerus. Sebab, sel-sel khusus tersebut akan terus menerus akan memecah dan membuang jaringan tulang lama.

Manfaat dari proses tersebut akan membuat tulang lebih kuat, mamu beradaptasi dengan tekanan mekanis yang berubah, hingga dapat memperbaiki kerusakan kecil setiap harinya.

Baca Juga: 4 Fungsi Tulang Pipih dan Strukturnya

Demikianlah penjelasan mengenai fungsi tulang keras yang sangat berperan dalam pembentukan struktur tubu beserta pelindungannya. Semoga bermanfaat! (NUM)