Konten dari Pengguna

5 Hubungan Sila-Sila dalam Pancasila dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan Sila-Sila dalam Pancasila. Sumber: https://unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Hubungan Sila-Sila dalam Pancasila. Sumber: https://unsplash.com

Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila memiliki nilai-nilai pada setiap lima sila. Namun, tidak banyak warga negara mengetahui hubungan sila-sila dalam Pancasila. Padahal setiap sila memiliki kekuatan yang saling terhubung dan tak terpisahkan.

Menurut buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Dr. Susilawati, M.A dkk (2021: 5), Pancasila dilihat dari berbagai segi etimologis dan istilah dari bahasa Sansekerta. Pancasila diambil dari kata “Panca” artinya lima dan “Syla” artinya dasar.

Kedua kata tersebut digabungkan menjadi “Pancasyla” yang berarti lima dasar. Namun, Pancasila juga diartikan sebagai adanya lima kesatuan yang menjadi dasar tingkah laku manusia untuk bersikap lebih baik.

5 Hubungan Sila-Sila dalam Pancasila

Hubungan Sila-SIla dalam Pancasila yang Jarang Didengar. Sumber: https://unsplash.com

Sesuai dengan artinya, Pancasila terdiri dari lima sila yang pernah diusulkan oleh Presiden pertama Indonesia, yaitu Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945. Ternyata, ada hubungan sila-sila dalam Pancasila satu sama lain yang wajib diketahui oleh warga negara.

1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

Pada sila pertama ini berhubungan dengan sila ke 2, 3, 4, dan 5. Artinya, masyarakat akan menjalankan sebuah perintah dari agama dengan cara menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, membangun persatuan dan kedamaian berdasarkan agama, menghargai perbedaan dengan demokratis, dan mensejahterakan kehidupan sesama.

2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Pada sila kedua, sila ini berhubungan dengan sila 1, 3, 4, dan 5. Artinya, seluruh umat manusia wajib diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabat. Karena, manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kesamaan dalam martabat, hak dan kewajiban, serta memiliki sikap toleransi.

3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

Sila ketiga berhubungan dengan sila 1, ke 2, ke 4, dan ke 5. Karena, persatuan dalam sila ini didasarkan pada nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Hal ini dapat menekan kesejahteraan bersama dengan cara memperlihatkan sikap saling membantu satu sama lain.

4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan

Sila keempat ini sangat berhubungan dengan sila ke1, ke 2, ke 3, dan ke 5. Artinya, pengambilan sebuah keputusan yang dilakukan dalam musyawarah wajib dilandasi nilai religius. Tentunya, dengan maksud untuk mengedepankan sikap humanis dan menghargai perbedaan pendapat.

5. Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Terakhir, sila kelima berhubungan dengan sila ke 1, ke 2, ke 3, dan ke 4. Artinya, agar tercipta suatu keadilan maka harus dilandasi asas ketuhanan yang memiliki nilai kemanusiaan, berperilaku beradap, dan menginginkan persatuan dari hasil sikap kebijaksanaan demokratis.

Baca Juga: 4 Contoh Peluang Penerapan Pancasila pada Zaman Sekarang

Demikian penjelasan tentang hubungan sila-sila dalam Pancasila. Hal ini bisa menjadi landasan warga negara untuk bisa bersikap dan mendapatkan kedamaian yang diinginkan. (AYA)