Konten dari Pengguna

5 Jenis Sukulen yang Cocok untuk Indoor, Tampilan Rumah Lebih Estetik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis sukulen yang cocok untuk indoor. Sumber foto: Pexels/Wendy van Zyl
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis sukulen yang cocok untuk indoor. Sumber foto: Pexels/Wendy van Zyl

Sukulen merupakan jenis tanaman hias yang populer untuk dijadikan hiasan di rumah. Jenis sukulen yang cocok untuk indoor pun kerap diburu oleh banyak orang karena bentuknya yang unik. Beberapa jenis dari sukulen untuk indoor antara lain jade plant, donkey tail, nolina, roseum hingga torch plant.

Daftar isi

5 Jenis Sukulen yang Cocok untuk Indoor Rumah

Dikutip dari buku Bunga-Bunga Cantik Dari Kertas Quilling, Helen Walter (2013:31), secara botanis, sukulen adalah tanaman dengan daun yang tebal dan berair. Tanaman ini biasanya tahan terhadap musim kering dan toleran terhadap garam.

Sukulen yang tumbuh di alam bebas ini memiliki banyak variasi. Mulai dari bentuk, warna dan ukuran bunga, daun dan tangkainya. Hal tersebut memberikan dimensi berbeda terhadap lanskap tumbuh-tumbuhan.

Bagi yang tengah mencari sukulen sebagai tanaman hias untuk dekorasi rumah, berikut ini jenis sukulen yang cocok untuk indoor.

Jade plant: crassula ovata atau biasa dikenal dengan nama jade plant. Tanaman ini mempunyai batang tebal dan daun oval berdaging warna hijau mengkilap. Jade plant sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dalam budaya tertentu.

Donkey tail : tanaman ini dinamakan ekor keledai karena bisa tumbuh sepanjang 8 cm dan bentuknya hampir mirip ekor keledai yang dikepang. Tanaman sukulen ini cocok di dalam ruangan dan gunakan wadah kondisi tanah yang kering.

Roseum: sukulen ini ketika mendapat sinar matahari, akan berbunga pink muda yang bentuknya seperti bintang. Tanaman ini akan tumbuh maksimal setinggi 12 cm. Karena membutuhkan sinar matahari yang banyak, cocok dijadikan hiasan jendela.

Nolina: sekilas sukulen nolina mirip palem dengan daun panjang-panjang, kadang sedikit keriting. Sukulen ini menyimpan cadangan air di batangnya yang besar dan menggembung di bawah. Tanaman ini akan tumbuh subur di tempat kering bukan lembap.

Torch plant: memiliki nama latin Aloe aristata, sukulen ini mempunyai bentuk seperti lidah buaya dengan warna hijau pucat. Keunikan torch plant adalah seperti bunga yang menyerupai obor ketika mekar di musim panas.

Bagaimana Cara Perawatan Sukulen di Indoor Agar Tumbuh Subur?

Walaupun sukulen adalah tanaman yang tidak perlu rutin menyiram air, tapi tetap membutuhkan perawatan tepat agar bisa tumbuh subur. Berikut ini cara perawatan sukulen di indoor yang tepat.

  • Pastikan sukulen mendapatkan cahaya yang cukup. Tanaman sukulen membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam sehari tapi tidak perlu tempatkan di bawah sinar matahari langsung.

  • Rutin pindahkan sukulen karena kalau hanya diletakkan di satu tempat saja, bisa membuat sukulen tidak cukup mendapatkan cahaya matahari.

  • Pilih pot dengan drainase. Jadi, sukulen pun harus memilih jenis pot yang ada drainase untuk mencegah pembusukan.

  • Berikan pupuk saat musim panas, tapi selalu ingat jangan berlebih. Karena memberikan pupuk berlebih justru bisa menyebabkan sukulen melemah. Rekomendasi jenis pupuk sukulen salah satunya pupuk NPK.

Kesimpulan

  • Sukulen merupakan tanaman hias yang cocok ditempatkan di berbagai sudut ruangan rumah termasuk di dalam ruangan. Beberapa jenis sukulen yang cocok untuk indoor di atas bisa dijadikan referensi sebelum membeli.

  • Penting untuk melakukan perawatan rutin pada sukulen agar tanaman tersebut tidak mudah stres, terhindar dari hama, mendapatkan sinar matahari cukup yang akan menunjang pertumbuhannya. (RAN)

Baca juga: Cara Menanam Tanaman Sukulen dan Perawatannya Agar Tumbuh Subur