5 Klasifikasi Iklim Menurut Koppen

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iklim merupakah sebuah karakter cuaca yang ada di suatu tempat. Di setiap tempat pasti mempunyai klasifikasi iklim yang berbeda-beda. Klasifikasi iklim menurut Koppen dibedakan menjadi beberapa tipe.
Klasifikasi tersebut dikenal dengan tipe huruf kapital, yang mana huruf A disebut sebagai iklim tropis, huruf B disebut sebagai iklim arid atau kering dan lain sebagainya.
Perlu diketahui bahwa tujuan dari pengklasifikasian iklim menurut Koppen yaitu sebagai informasi kepada masyarakat tentang adanya pembatasan iklim.
Klasifikasi Iklim Menurut Koppen
Mengutip buku yang berjudul Konservasi Energi Sistem Tata Udara Bangunan Gedung Hotel, Dr. Nasrullah (2022:30), klasifikasi iklim menurut Koppen dibedakan berdasarkan temperatur dan hujan.
Jadi, Koppen ini memperhatikan seberapa sering curah hujan tersebut terjadi serta temperatur yang ada di tempat tersebut.
Agar lebih paham mengenai klasifikasi iklim Koppen, berikut penjelasannya.
1. Iklim Hujan Tropis
Iklim hujan topis disebut juga dengan iklim bertipe A. Umumnya, iklim ini terjadi di wilayah-wilayah yang mempunyai temperatur dingin atau sekitar 18 derajat.
Iklim hujan tropis juga dibagi lagi menjadi beberapa tipe, yaitu hutan hujan tropis (Af), savana (Aw), dan moonspoon tropika (Am). Ketiga hutan tersebut tentu berada di daerah yang berbeda-beda.
2. Iklim Hutan Kering
Tipe dengan iklim ini dikenal sebagai tipe B atau iklim sub tropis. Iklim ini adalah iklim dengan daerah yang memiliki tingkat penguapan cukup tinggi dibandingkan curah hujan di daerah lain.
Biasanya iklim hutan kering hanya mempunyai temperatur sebesar 18,3 derajat saja. Tidak hanya itu, terdapat dua tipe yang menganut iklim hutan kering yaitu iklim stepa (Bs) dan iklim padang pasir (Bw).
3. Iklim Hujan Sedang
Tidak seperti iklim-iklim lainnya, iklim hujan sedang mempunyai tingkat temperatur terpanas yaitu lebih dari 10 derajat celcius. Iklim ini disebut juga sebagai iklim bertipe C dan dibagi lagi menjadi tiga tipe yaitu iklim sedang dengan musim panas kering (Cs), iklim sedang lembab (Cf), dan iklim musim dingin kering (Cw).
4. Iklim Dingin
Iklim dingin memiliki suhu di atas rata-rata kurang dari -3 derajat celcius. Seperti iklim lainnya iklim dingin atau tipe D ini dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu iklim dingin musim panas kering (Dw) dan iklim dingin tanpa periode siang (Df).
5. Iklim Kutub
Iklim kutub hanya terjadi di negara-negara tertentu yang mempunyai tingkat suhu di bawah rata-rata. Iklim kutub dikenal sebagai iklim E yang dibagi menjadi dua tipe, yaitu iklim es salju abadi (Ef) dan iklim tundra (Et).
Baca Juga: 10 Dampak Perubahan Iklim terhadap Lingkungan
Itu dia beberapa klasifikasi iklim menurut Koppen yang menggunakan sistem huruf kapital. Semoga informasi ini bermanfaat dan berguna dalam memahami tentang iklim.
(LFP)
