5 Manfaat Fisika dalam Bidang Industri yang Jarang Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat fisika dalam bidang industri ternyata banyak sekali. Fisika bisa dipakai dalam industri nuklir, pembangkit tenaga listrik sampai industri teknologi.
Meskipun fisika dikenal sebagai pelajaran yang susah dan penuh dengan rumus, namun keberadaannya sangat bermanfaat besar bagi industri. Kemudian industri akan mempergunakan manfaat fisika untuk kehidupan manusia.
Manfaat Fisika dalam Bidang Industri
Industri membutuhkan mesin-mesin tertentu yang tidak bisa lepas dari penerapan ilmu fisika. Berikut ini manfaat fisika dalam bidang industri yang dikutip dari buku Fisika Gasing SMP Jilid 2: Fisika Gasing SMP Jilid 2 - Kelas VIII karya Prof. Yohanes Surya, Ph.D. (2011:69).
1. Pemanfaatan Plasma
Dalam fisika, hampir semua yang ada di alam semesta tersusun dari plasma. Telah banyak ditemukan pemakaian plasma dalam bidang industri rumah tangga, transportasi, dan bisnis. Plasma digunakan untuk membuat lampu neon yang lebih hemat energi.
Kemudian membuat piranti semikonduktor yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan komputer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya. Plasma sering dipakai sebagai alat las untuk melapisi ubin dan genteng dengan daya tahan yang lebih kuat terhadap panas.
Baca juga: 4 Jenis Satuan Suhu yang Dipakai dalam Ilmu Fisika
2. Pemanfaatan Radiasi untuk Pengukuran Ketebalan dalam Industri Pembuatan Kertas
Pemanfaatan fisika dalam bidang industri adalah penggunaan radiasi yang digunakan untuk mengukur ketebalan produk. Seperti pabrik kertas, plastik dan lempeng besi. Ketebalan benda super tipis itu diukur menggunakan radiasi.
3. Uji Tak Rusak atau NDT (Non Destructive Testing)
Di bidang industri fisika dipakai dalam pengukuran gelombang ultrasonik yang dapat digunakan untuk melakukan uji tak rusak atau NDT (Non Destructive Testing) untuk meneliti tingkat kepadatan beton ataupun logam.
4. Termodinamika dalam Pengkristalan Garam
Prinsip kalor dan termodinamika ditemukan terpakai dalam industri pembuatan garam. Air laut yang diuapkan akan mengkristal menjadi butiran garam kasar.
Prinsipnya air laut memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada air. Ketika air laut telah menguap oleh panas, garam akan mengendap di kolam penguapan. Dan endapan inilah yang menjadi cikal bakal garam dapur.
5. Industri Penerbangan
Siapa sangka bahwa industri penerbangan sangat lekat dengan pemanfaatan ilmu fisika. Rumus yang dipakai adalah prinsip hukum Newton.
Pembuat pesawag sebelumnya telah memperhitungkan perhitungan rumus Newton agar daya angkat yang membuat pesawat mampu terbang tidak kalah dengan hukum gravitasi dan tekanan udara di langit.
Lima manfaat fisika dalam bidang industri di atas jarang diketahui oleh masyarakat. Padahal perannya sangat besar dalam kehidupan manusia. (IMA)
