5 Manfaat Puasa Ayyamul Bidh Bagi Umat Islam

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa merupakan rukun Islam yang ketiga. Selain puasa Ramadan yang wajib dikerjakan, ada pula puasa yang hukumnya sunah, seperti puasa ayyamul bidh. Banyak sekali manfaat puasa ayyamul bidh bagi yang menjalankannya.
Mengutip buku Bidadari yang Dirindukan Surga, karena Surga Tak Hanya untuk Laki-laki, Danierra Primadani, (2017: 190), puasa ayyamul bidh adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 pada setiap bulan qomariyah.
Dalil Puasa Ayyamul Bidh
Dinamakan ayyamul bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bulan purnama bersinar dengan sinarnya yang berwarna putih. Puasa ayyamul bidh merupakan puasa sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari Abu Dzar, Rasulullah SAW bersabda padanya,
“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi dan an-Nasai)
Dalam hadits lain disebutkan, “Dari Ibnu Milhan al-Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata,
“Rasulullah SAW biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau SAW bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Dawud dan an-Nasai)
Manfaat Puasa Ayyamul Bidh
Membiasakan diri beribadah puasa, akan memberikan banyak manfaat baik untuk jasmani maupun rohani. Berikut ini manfaat puasa ayyamul bidh bagi umat Islam yang menjalankannya.
1. Meningkatkan Ketaqwaan
Taqwa berarti menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya. Berpuasa merupakan salah satu wujud ketaqwaan pada Allah SWT. Sehingga, orang yang menjalankan puasa akan semakin kuat iman dan taqwanya.
2. Mengendalikan Hawa Nafsu
Manfaat puasa berikutnya adalah dapat mengontrol perut dan kemaluan. Itulah mengapa, orang yang belum menikah dianjurkan untuk berpuasa, karena berpuasa bisa meredam syahwat.
3. Mengajarkan untuk Bersyukur
Puasa merupakan salah satu sarana untuk belajar qanaah, yaitu sikap merasa cukup terhadap apa yang Allah SWT berikan.
Dengan merasakan lapar dan haus di siang hari, seseorang akan lebih mensyukuri makanan dan minuman yang ditemui saat waktu berbuka telah tiba.
4. Mendapatkan Pahala yang Besar di Sisi Allah SWT
Hal ini sesuai dengan hadits Nabi SAW yang berbunyi, “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari)
Mengutip Kitab Fikih Sehari-hari, A.R. Shohibul Ulum, (2022: 174), penjelasannya adalah bahwa seperti yang disebutkan dalam hadis-hadis yang lainnya bahwa amalan setiap Muslim itu dilipatgandakan 1:10.
Satu amalan dianggap 10 amalan. Jadi orang yang berpuasa tiga hari dianggap berpuasa 30 hari, dan orang yang rutin menjalankan puasa ayyamul bidh, dianggap berpuasa sepanjang tahun.
5. Menyehatkan Badan
Diambil dari buku 10 Formula Dasar Islam: Konsep dan Penerapannya, Gamar Al Haddar, M. Pd., (2018, 65), beberapa manfaat puasa bagi kesehatan, yakni:
Meningkatkan kemampuan kinerja otak
Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
Menurunkan kadar kolesterol
Mengendalikan tekanan darah
Membersihkan usus agar pencernaan jadi lebih baik
Mengurangi kegemukan
Terapi detoksifikasi
Baca juga: Mengenal Puasa Asyura beserta Keutamaan dan Tata Caranya
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dan manfaat puasa ayyamul bidh bagi umat Islam. Semoga setelah mengetahui keutamaannya, umat Islam menjadi lebih rajin mengamalkannya. (ARN)
