5 Nilai Pancasila yang Terdapat dalam Kegiatan Gotong Royong

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gotong royong adalah bentuk kegiatan yang mengimplementasikan nilai Pancasila pada dasar negara. Nilai Pancasila yang terdapat dalam kegiatan gotong royong itu sebenarnya cukup banyak.
Dikutip dari buku Pancasila sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa oleh Dr. H. Bambang Sugiyono S.E., MSi. (2022:29), Pancasila adalah suatu pedoman yang mengandung nilai keagamaan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, serta keadilan sosial.
Nilai-nilai ini berkaitan erat dengan semangat gotong royong. Jadi, sudah pasti pada kegiatan gotong royong terdapat nilai-nilai Pancasila yang diterapkan.
Nilai Pancasila yang Terdapat dalam Kegiatan Gotong Royong dan Penjelasannya
Gotong royong budaya yang telah melakat pada bangsa Indonesia sejak lama. Kegiatan gotong royong adalah cerminan perilaku yang mengamalkan berbagai nilai Pancasila.
Berikut ini adalah nilai Pancasila yang terdapat dalam kegiatan gotong royong tersebut.
1. Nilai Keagamaan atau Ketuhanan
Sebagai seorang yang memiliki prinsip ketuhanan, maka orang tersebut akan senantiasa berbuat baik dan menerap tolong menolong. Ini karena Tuhan selalu mengajarkan kebaikan pada umat-Nya.
Pada tiap kepercayaan atau agama pastinya mengajarkan kebaikan dengan cara menebar kasih sayang dan pertolongan. Jika nilai ketuhanan dalam Pancasila dipegang teguh, maka tiap masyarakat tak akan ragu untuk senantiasa melakukan kegiatan gotong royong.
2. Nilai Kemanusiaan
Nilai kemanusiaan tercantum pada sila kedua yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Dengan ini sebagai sesama manusia, tiap orang perlu memiliki kesadaran bahwa dirinya membutuhkan manusia satu sama lain.
Nilai kemanusiaan mengatur seseorang untuk berinteraksi dengan mengedepankan moral dan etika. Selain itu, nilai kemanusiaan memiliki tujuan untuk memajukan kesejahteraan dan keadilan untuk manusia.
Kegiatan gotong royong adalah salah satu cara mewujudkan tujuan nilai kemanusiaan tersebut. Untuk itu, tak perlu ragu dalam ikut serta melakukan gotong royong guna membantu sesama.
3. Nilai Persatuan
Nilai persatuan ini sesuai dengan sila ke-3 yaitu Persatuan Indonesia. Nilai yang satu ini adalah nilai yang paling menggambarkan kegiatan gotong royong. Sebab gotong royong memerlukan kekompakan dan kerjasama banyak orang.
Pada dasarnya gotong royong adalah implementasi nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Menyatukan banyak orang untuk saling bahu-membahu tidaklah mudah. Tapi jika ada kesadaran kuat untuk melakukan prinsip kesatuan, tak akan sulit untuk melakukannya.
4. Nilai Permusyawaratan
Nilai permusyawaratan terkandung pada sila ke-4, yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”. Dalam gotong royong, tiap orang perlu menerapkan nilai permusyawaratan ini.
Sebab, dalam gotong royong perlu diadakan musyawarah untuk memutuskan rencana dilakukannya kerjasama pada kegiatan tersebut. Dengan adanya nilai permusyawaratan, maka gotong royong bisa dijalankan dengan tertib dan lancar.
5. Nilai Keadilan Sosial
Nilai gotong royong dalam Pancasila yang terakhir adalah nilai keadilan sosial. Gotong royong adalah salah satu penerapan keadilan sosial karena diperlukan rasa saling menghormati hak-hak tiap orang, kerja sama, dan keadilan.
Ini karena tanpa adanya keadilan, penghormatan, dan kerjasama maka gotong royong tidak akan berhasil. Dengan berpartisipasinya tiap orang tanpa memandang kasta maupun ras, maka nilai keadilan sosial bisa terlaksana.
Demikian penjelasan tentang nilai Pancasila yang terdapat dalam kegiatan gotong royong. Pada intinya, menerapkan kegiatan gotong royong sama saja mengamalkan nilai keseluruhan sila Pancasila. (SLM)
Baca Juga: 10 Contoh Gotong Royong yang Terjadi di Lingkungan Sekitar
