5 Perbedaan Anggaran Statistik dan Fleksibel yang Perlu Diketahui

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan anggaran statistik dan fleksibel perlu diketahui sebelum melanjutkan membuat perencanaan. Anggaran wajib dibuat ketika akan melakukan suatu kegiatan, terutama kegiatan bisnis.
Umumnya, anggaran dibuat oleh penanggung jawab kegiatan tersebut atau manajer. Nantinya, penggunaan anggaran tersebut harus dilaporkan sesuai dengan bentuk anggaran yang dipilih.
Perbedaan Anggaran Statistik dan Fleksibel
Anggaran merupakan salah satu praktik akuntansi yang wajib dilakukan karena berfungsi sebagai salah satu pedoman untuk melakukan kegiatan. Di akhir kegiatan, anggaran tersebut akan dibandingkan dengan hasil aktual.
Ada dua jenis anggaran yang kerap digunakan, yaitu anggaran statistik atau statis dan anggaran fleksibel. Keduanya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Karena itu perbedaannya harus diketahui lebih dahulu sebelum memilih.
Berikut ini adalah perbedaan anggaran statistik dan fleksibel tersebut.
1. Pengertian
Berikut ini adalah perbedaan pengertian antara anggaran statis dan fleksibel yang dikutip dari Akuntansi Manajemen Berbasis Desain, Subagyo dan Kawan-kawan (2018:112).
Anggaran statis disebut juga master budget karena disusun berdasarkan output yang ditentukan pada awal periode.
Anggaran fleksibel adalah anggaran yang disusun berdasarkan output aktual pada periode tersebut. Dengan kata lain, anggaran disusun pada akhir periode setelah output aktual diketahui.
2. Cara Membandingkan
Anggaran statis membandingkan biaya aktual dengan biaya yang dianggarkan untuk tingkat aktivitas yang dianggarkan tersebut.
Anggaran fleksibel membandingkan biaya aktual dengan tingkat aktivitas aktual.
3. Varian
Varian anggaran statis berasal dari penjumlahan varian anggaran fleksibel dan varian volume penjualan.
Varian anggaran fleksibel berasal dari selisih antara anggaran fleksibel dan nilai aktualnya.
4. Manfaat
Anggaran statis dapat digunakan untuk melacak kinerja aktivitas yang sedang dilakukan apakah sudah mengarah ke tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
Anggaran fleksibel dapat digunakan untuk memprediksi dampak perubahan volume terhadap pendapatan dan pengeluaran.
5. Bentuk
Bentuk anggaran statis lebih sederhana karena tidak memasukkan perubahan tingkat aktivitas agar lebih mudah dimengerti.
Bentuk anggaran fleksibel ada beberapa jenis, yaitu bentuk formula, tabel dan grafik.
Perbedaan anggaran statistik dan fleksibel di atas dapat digunakan sebagai pertimbangan, terutama menyangkut manfaat dari masing-masing anggaran. Penanggung jawab dapat menyesuaikan dengan tujuan pembuatan anggaran tersebut. (lus)
Baca juga: Fungsi Utama ART Muhammadiyah dan Hal-hal yang Diatur
