5 Perbedaan Jajar Genjang dan Persegi Panjang dalam Bangun Datar

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bangun datar merupakan salah satu materi yang dibahas dalam matematika. Bangun datar memiliki banyak jenis di antaranya jajar genjang dan persegi panjang yang memiliki ciri dan sifat yang berbeda. Apa saja perbedaan jajar genjang dan persegi panjang?
Perbedaan jajar genjang dan persegi panjang salah satunya, yaitu sudut yang dibentuk. Perbedaan sudut teresbut disebabkan karena bentuk dari kedua bangun datar ini tidak sama.
Perbedaan Jajar Genjang dan Persegi Panjang dalam Matematika
Dalam buku Ajar Geometri, Toybah, Siti Hawa, Vina Amilia Suganda M (2021: 43-47), dijelaskan bahwa jajar genjang adalah segi empat yang memiliki sisi-sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
Sedangkan persegi panjang adalah bangunan datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang sisi masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya, serta memiliki empat buah sudut yang semuanya adalah sudut siku-siku.
Perbedaan jajar genjang dan persegi panjang dapat dilihat dari pengertian yang telah dijelaskan di atas maupun ciri dan sifat kedua bangun datar tersebut. Adapun perbedaannya, yaitu sebagai berikut.
1. Sudut yang Terbentuk
Dalam bangun dua dimensi yang beraturan, sudut dapat diartikan sebagai ruang antara dua buah ruas garis lurus yang saling berpotongan. Satuan sudut diukur dalam derajat dan ditulis dengan tanda ° (derajat). Angka maksimum dari sudut adalah 360°.
Sudut yang terbentuk dari bangun jajar genjang dan persegi panjang memiliki nilai tidak sama, yaitu
Jajar genjang: Sudut yang terbentuk tidak membentuk sudut siku-siku, namun sudut yang berseberangan sama besar dan dua sudut berdekatan jumlahnya 180 derajat.
Persegi panjang: Setiap sudutnya siku-siku dengan besar sudutnya 90 derajat.
2. Simetri Lipat
Simetri lipat adalah jumlah lipatan yang terdapat pada bangun datar ketika dilipat menjadi 2 bagian sama besar dari ukuran aslinya.
Simetri ini membagi sebuah bangun datar menjadi sebagian atau setengah dari ukuran aslinya. Adapun simetri lipat dari jajar genjang dan persegi panjang, yaitu
Jajar genjang: Tidak memiliki simetri lipat.
Persegi panjang: Memiliki 2 simetri lipat.
3. Sumbu Simetri
Sumbu simetri sendiri merupakan garis bayangan yang membagi dua bangun datar secara sama besar. Adapun sumbu simetri dari jajar genjang dan persegi panjang, yaitu
Jajar genjang: Tidak memiliki sumbu simetri.
Persegi panjang: memiliki 2 sumbu simetri.
4. Rumus Luas
Luas merupakan besaran yang menyatakan ukuran dua dimensi suatu bagian permukaan yang dibatasi dengan jelas. Adapun rumus luas dari jajar genjang dan persegi panjang, yaitu
Jajar genjang: alas bawah x tinggi (a x t).
Persegi panjang: panjang x lebar (p x l).
5. Rumus Keliling
Keliling merupakan ukuran yang diperoleh sebagai hasil dari penjumlahan sisi-sisi bangun datar. Adapun rumus keliling dari jajar genjang dan persegi panjang, yaitu
Jajar genjang: 2 (alas atas + alas bawah) = 2 (a+b).
Persegi panjang: 2 (panjang + lebar) = 2 (p x l).
Baca juga: Memahami Ciri-Ciri Persegi Panjang dan Bangun Datar Lainnya
Dapat disimpulkan bahwa perbedaan jajar genjang dan persegi panjang membuktikan setiap bangun datar memiliki bentuk yang tidak sama, dan hal ini wajib diketahui oleh pembaca agar tidak keliru dalam mengenali jenis bangun datar. (MRZ)
