Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Sifat Fisika dan Kimia pada Suatu Benda

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan sifat fisika dan kimia. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan sifat fisika dan kimia. Sumber foto: Pixabay.com

Sifat zat pada suatu benda dibedakan menjadi dua, yaitu sifat fisika dan sifat kimia. Perbedaan sifat fisika dan kimia pada suatu benda berbeda-beda sesuai dengan karakteristiknya.

Perubahan dari sifat fisika meliputi penguapan, pengembunan, pembekuan dan lain sebagainya. Sementara perubahan dari sifat kimia meliputi perubahan zat yang dapat menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.

Perbedaan Sifat Fisika dan Kimia

Ilustrasi perbedaan sifat fisika dan kimia. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Mengenal Kimia SMP Kelas VII, Nurul Kamilati, S.Pd., M.Pd., M.Ed (2006: 32), sifat fisika adalah sifat suatu zat yang dapat diamati, diukur, atau dirasakan oleh pancaindra, seperti warna, ukuran, zat, wujud, bau, rasa, titik didih, titik leleh, dan lain-lain.

Sedangkan sifat kimia adalah sifat suatu zat yang melukiskan kesanggupan zat untuk mengadakan reaksi kimia (perubahan kimia). Perbedaan sifat fisika dan kimia pada suatu benda di antaranya sebagai berikut.

1. Sifat Fisika Suatu Benda

Suatu benda yang dapat diukur tanpa mengubah identitas atau komposisi kimia suatu zat disebut sifat fisika suatu zat. Perubahan ini melibatkan pembentukan susunan materi baru, tetapi struktur atom dan molekulnya tetap sama.

Ciri sifat fisika pada suatu benda, yaitu:

  1. Berupa yang dapat diamati tanpa menimbulkan perubahan kimia.

  2. Suatu benda tidak diperlukan reaksi kimia untuk dapat menunjukkan sifat fisiknya.

  3. Sifat fisik tidak memiliki hubungan dengan ikatan kimia suatu zat.

  4. Sifat fisik dari suatu sebagian besar dapat digunakan dalam mengidentifikasi atau mendeskripsikan substansi.

  5. Contoh sifat fisik benda meliputi berat molekul, titik didih, titik leleh, titik beku, volume, massa, panjang, kepadatan tekstur, warna, bau, bentuk, kelarutan, dan lain sebagainya.

2. Sifat Kimia Suatu Benda

Sifat kimia suatu benda pada dasarnya mengacu pada sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur. Hal ini dilakukan ketika zat tersebut mengalami perubahan kimia.

Sifat tersebut dapat diamati dengan melakukan reaksi kimia. Hal ini terjadi ketika terjadi perubahan kimia, struktur molekul suatu zat berubah.

Ciri sifat kimia pada suatu benda, yaitu:

  1. Sifatnya dapat diamati atau diukur ketika suatu zat mengalami perubahan kimia.

  2. Diperlukan reaksi kimia untuk menunjukkan sifat dari benda.

  3. Sifat kimia berhubungan dengan ikatan kimia dari suatu zat yang bersangkutan.

  4. Sifat kimia suatu benda dapat digunakan untuk memprediksi bagaimana suatu zat bereaksi.

  5. Contoh sifat kimia suatu zat dapat meliputi: kompresibilitas, radioaktivitas, toksisitas, mudah terbakar, panas pembakaran, reaktivitas antar bahan kimia, dan lain sebagainya.

Baca juga: Sifat Benda Gas dan Perubahan Wujudnya yang Perlu Diketahui

Itulah beberapa perbedaan sifat fisika dan kimia pada suatu benda. Semoga dapat menambah wawasan pembaca. (MAE)