Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Teater Tradisional, Modern dan Kontemporer

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Teater Tradisional, Modern dan Kontemporer. Sumber: unsplash.com/ Hamish Kale
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Teater Tradisional, Modern dan Kontemporer. Sumber: unsplash.com/ Hamish Kale

Perbedaan teater tradisional, modern dan kontemporer terletak pada bentuknya. Ketiganya sama-sama bagian dari seni peran yang serupa tetapi tidak sama.

Perbedaan tersebut bisa disaksikan dan dirasakan langsung oleh penonton, khususnya melalui penyampaian cerita dan isinya. Seperti apakah perbedaannya secara lebih spesifik?

Melihat Perbedaan Teater Tradisional, Modern dan Kontemporer

Ilustrasi Perbedaan Teater Tradisional, Modern dan Kontemporer. Sumber: unsplash.com/Nadim Merrikh

Perbedaan teater tradisional, modern dan kontemporer dapat dilihat dari isinya. Teater tradisional cenderung sederhana, teater modern sangat relevan dengan kehidupan masa kini sedangkan teater kontemporer menonjolkan humor. Berikut ini perbedaan ketiganya secara lebih spesifik.

1. Teater Tradisional

  1. Teater tradisional tidak memiliki naskah sehingga pemain akan melakukan improvisasi mandiri ketika bermain.

  2. Persiapan untuk acara teater tradisional dilakukan secara sederhana tanpa membutuhkan banyak properti dan perlengkapan yang heboh.

  3. Alur ceritanya cenderung monoton dan tidak terlalu banyak variasi.

  4. Ceritanya adalah kisah tentang masyarakat.

  5. Berlatarbelakang kehidupan zaman dahulu yang belum tersentuh oleh peradaban.

2. Teater Modern

Mengutip dari buku Akting - Susah-susah Gampang, Gampang-gampang Susah oleh Yapi Tambayong (2013:62-63), "modern" dalam peristilahan Indonesia semata-mata untuk memisahkan bentuk teater yang berorientasi sastra dengan teater yang tidak berorientasi sastra sepenuhnya.

Contoh teater modern yaitu ketoprak, ludruk, wayang wong, langendriyan, lenong, longser, dan Srimulat. Adapun ciri teater yang membedakannya dengan teater tradisional dan kontemporer yaitu

  1. Properti dan tata panggung kompleks dan lebih siap dibandingkan teater tradisional.

  2. Acara teater modern dihelat di dalam gedung tertutup.

  3. Cerita yang dibawakan memiliki berbagai macam alur cerita yang variatif.

  4. Memiliki jumlah pemain yang cukup banyak karena ceritanya lebih panjang dan kompleks.

  5. Pemain tidak banyak interaksi dengan penonton.

3. Teater Kontemporer

  1. Menonjolkan unsur humor.

  2. Terdapat unsur tradisional etnik yang mengisahkan rakyat dari daerah tertentu.

  3. Tata rias tradisional dengan properti yang berupa bahan alam.

  4. Bahasa yang dipakai adalah bahasa baku masa lampau sesuai dengan latar belakang cerita yang dikisahkan.

  5. Isi cerita berupa kisah tentang kerajaan, masyarakat pinggiran dan kaum terpinggirkan.

Baca juga: Jenis-jenis Pertunjukan Teater Tradisional beserta Cirinya

Setelah membaca penjelasan di atas bisa dilihat bahwa perbedaan teater tradisional modern dan kontemporer sangat mencolok sehingga ketiganya sangat mudah dibedakan. (IMA)