5 Surah Tentang Maulid Nabi Muhammad saw. yang Penting Diketahui Umat Muslim

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surah tentang maulid nabi sering menjadi topik yang menarik ketika umat Islam membicarakan peringatan kelahiran Rasulullah. Sebagian umat muslim bertanya adakah ayat Al-Qur’an yang secara langsung menyinggung tradisi ini.
Sebagian lain mencoba mencari makna dari ayat-ayat yang berkaitan dengan kelahiran dan keagungan Nabi Muhammad. Dari sinilah muncul pembahasan mengenai dasar-dasar keagamaan dalam merayakan maulid.
Surah Tentang Maulid Nabi Muhammad saw. yang Penting Diketahui Umat Muslim Islam
Dikutip dari buku Pasuruan Kota Santri, Nailatul (2025: 34), maulid nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad saw., yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah.
Tradisi memperingati maulid nabi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momen refleksi spiritual untuk meneladani akhlak Rasulullah. Dalam perjalanan sejarah Islam, banyak ulama menekankan bahwa kelahiran Nabi Muhammad saw. merupakan rahmat besar bagi seluruh alam.
Oleh sebab itu, memahami rujukan dalam Al-Qur’an menjadi cara untuk memperkuat keyakinan sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada beliau. Berikut ini adalah beberapa surah tentang Maulid Nabi Muhammad saw. yang penting diketahui dan dipahami umat Islam.
1. Surat Yunus Ayat 58
قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ ٥٨
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan."
Ayat ini kerap dipahami sebagai ajakan untuk bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad saw. yang dianggap sebagai rahmat terbesar bagi alam semesta. Hal ini menjadi salah satu penafsiran penting dari ayat tentang Maulid Nabi Muhammad saw.
2. Surat Ash-Shaff Ayat 6
وَاِذْ قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اِنِّيْ رَسُوْلُ اللّٰهِ اِلَيْكُمْ مُّصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرٰىةِ وَمُبَشِّرًاۢ بِرَسُوْلٍ يَّأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِى اسْمُهٗٓ اَحْمَدُۗ فَلَمَّا جَاۤءَهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ قَالُوْا هٰذَا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ
Artinya: (Ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu untuk membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira tentang seorang utusan Allah yang akan datang setelahku yang namanya Ahmad (Nabi Muhammad)." Akan tetapi, ketika utusan itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata."
Ayat ini memberi isyarat tentang kedatangan Nabi Muhammad saw. yang telah disampaikan oleh Nabi Isa as., menegaskan keistimewaan kelahirannya sebagai penutup para nabi.
3. Surat Al-Anbiya Ayat 107
وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
Artinya: "Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam."
Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw. diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Kelahiran beliau menghadirkan keberkahan dan kebaikan bagi semua makhluk, sehingga Maulid Nabi menjadi momen untuk mengingat sekaligus mensyukuri anugerah besar tersebut.
4. Surat Al Hajj Ayat 32
ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ ٣٢
Artinya: "Demikianlah (perintah Allah). Siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah sesungguhnya hal itu termasuk dalam ketakwaan hati."
Menghormati syiar Allah, termasuk memperingati kelahiran nabi, dipandang sebagai wujud ketakwaan dalam hati. Hal ini menegaskan pentingnya menjaga dan memuliakan simbol keagamaan, sejalan dengan semangat ayat tentang Maulid Nabi Muhammad saw.
5. Surat Ali Imran Ayat 164
لَقَدْ مَنَّ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اِذْ بَعَثَ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَۚ وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ١٦٤
Artinya: "Sungguh, Allah benar-benar telah memberi karunia kepada orang-orang mukmin ketika (Dia) mengutus di tengah-tengah mereka seorang Rasul (Muhammad) dari kalangan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab Suci (Al-Qur'an) dan hikmah. Sesungguhnya mereka sebelum itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata."
Ayat ini menunjukkan bahwa diutusnya Nabi Muhammad saw. merupakan karunia besar dari Allah Swt. bagi umat manusia, terutama orang-orang beriman. Peringatan Maulid Nabi menjadi saat yang tepat untuk merenungkan dan mensyukuri nikmat tersebut.
Itulah beberapa surah tentang Maulid Nabi Muhammad saw. yang penting diketahui dan dipahami umat muslim. Dengan memahami ayat-ayat ini, peringatan maulid tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana memperdalam iman dan kecintaan kepada Nabi Muhammad. (Yun)
Baca juga: 20 Slogan Maulid Nabi Muhammad yang Menginspirasi dan Penuh Makna
