5 Tahapan Project Based Learning untuk Pengembangan Siswa

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahapan Project Based Learning untuk pengembangan siswa sangat penting karena metode ini menekankan pada partisipasi aktif siswa dalam proyek nyata yang berkaitan dengan dunia nyata. Project Based Learning (PjBL) memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan, mulai dari kemampuan berpikir kritis hingga kolaborasi.
PjBL merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam konteks dunia nyata. Tahap perencanaan proyek menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam PjBL, karena perencanaan yang baik akan menentukan kelancaran dan keberhasilan proyek secara keseluruhan.
Tahapan Project Based Learning yang Dapat Dilakukan Guru untuk Pengembangan Siswa
Menurut buku PROJECT BASED LEARNING (PjBL): Solusi Ampuh Pembelajaran Masa Kini, Eko Puji Dianawati (2022:36), Project Based Learning memiliki sisi kelebihan maupun kekurangan masing-masing ketika pengaplikasiannya di dalam pembelajaran.
Kelebihannya dapat meningkatkan motivasu, kemampuan pemecahan masalah, hingga membuat suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan. Adapun kekurangannya, pembelajaran PjBL membutuhkan banyak waktu yang harus disediakan untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks.
Menurut Permendikbud No. 103 Tahun 2014, adapun langkah-langkah model pembelajaran PjBL di antaranya, yaitu:
Menentukan pertanyaan dasar
Membuat desain proyek
Menyusun penjadwalan
Memonitor kemajuan proyek
Penilaian hasil
Evaluasi pengalaman
Sementara tahapan sintaks PjBL yang dapat dilakukan guru di antaranya, yaitu:
Guru melakukan perencanaan proyek dan menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yang dibutuhkan, serta mengajukan fenomena atau demonstrasi atau cerita untuk memunculkan masalah.
Guru membantu peserta didik untuk mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.
Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen, untuk mendapatkan penjelasan pemecahan masalah.
Guru membantu peserta didik merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai, seperti laporan, video, dan produk untuk berbagi tugas dengan temannya.
Guru membantu peserta didik untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan dan proses yang digunakan.
Demikian tahapan Project Based Learning untuk pengembangan siswa yang dapat dilakukan oleh guru. Dengan penerapan sintak model PjBL dalam pembelajaran secara runtut, maka akan menuntun peserta didik disiplin dalam level perencanaan hingga berinovasi untuk menciptakan suatu karya. (DIA)
Baca Juga: Tahapan Umum dalam Perencanaan Penyelenggaraan Pameran Seni Rupa
