5 Teknik Seni Grafis beserta Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik seni grafis merupakan salah satu cabang seni rupa yang makin diperlukan masyarakat. Banyak kebutuhan promosi, kampanye, presentasi dan estetika yang bisa dipenuhi dengan seni grafis.
Karya seni grafis bisa dihasilkan dengan menggunakan beberapa teknik, dari yang manual hingga menggunakan alat bantu modern. Namun kesempurnaan hasil akhir bukan tergantung pada peralatan, melainkan pada kreativitas pembuatnya.
Teknik Seni Grafis
Dikutip dari Seni Rupa untuk Anak Usia Dini, Farida Mayar (2022:94), seni grafis adalah kegiatan berkarya seni rupa dua dimensi yang dimaksudkan untuk menghasilkan atau memperbanyak karya seni dengan menggunakan bantuan alat atau acuan cetak tertentu.
Seni grafis terdiri dari seni grafis terapan untuk menghasilkan media komunikasi dan seni grafis murni sebagai media ekspresi. Sedangkan prinsip mencetak yang digunakan berarti memindahkan tinta atau cat ke bidang atau bahan tertentu.
Berdaasarkan cara pembuatannya, teknik seni grafis terdiri dari:
Cetak Tinggi
Cetak tinggi disebut juga cetak timbul atau relief print. Teknik ini paling mudah dan paling banyak digunakan. Bahan yang digunakan berupa kayu yang berwujud papan datar.
Papan tersebut dicungkil atau dipahat berdasarkan desain yang telah direncanakan. Bagian yang telah dicungkil tersebut diisi tinta lalu dipres di permukaan kertas.
Cetak Datar
Teknik termasuk sering digunakan orang. Alat utama yang dibutuhkan adalah plat, kapur, kertas, dan tinta. Media yang digunakan ada 2 bagian dan memiliki permukaan datar.
Cetak datar yang umum dilakukan adalah cetak offset dan lithography. Teknik ini dianggap lebih ekonomis karena hasil produksi lebih banyak.
Cetak Dalam
Teknik ini disebut juga cetak rendah atau intaglio print karena menggunakan acuan atau klise dalam. Untuk membuat desain dibutuhkan plat logam atau arklirik. Plat ini diberi serbuk resin dan larutan asam nitrat.
Bahan lain yang dibutuhkan adalah kertas dan tinta. Proses ini agak sulit sehingga tidak semua orang bisa melakukannya.
Cetak Sablon
Teknik ini disebut juga cetak saring atau silkscreen karena menggunakan acuan yang berlubang-lubang atau menyerupai saringan. Biasanya diaplikasikan pada kaos, gelas, payung, tas, dan berbagai suvenir.
Cetak Digital
Teknik ini lebih presisi dan lebih praktis, terutama dalam komunikasi dan perubahan desain. Namun memerlukan peralatan modern, seperti komputer dan mesin cetak digital, serta keterampilan mengoperasikan peralatan tersebut.
Baca juga: Mengenal Jenis dan Fungsi Karya Seni Rupa
Itulah teknik seni grafis dalam seni rupa beserta penjelasan. Mencoba berbagai teknik akan membantu mengetahui dan mengembangkan minat terhadap seni grafis. (lus)
