5 Unsur Bangun Ruang Kerucut dan Rumusnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa unsur bangun ruang kerucut yang penting diketahui dalam materi bangun ruang dalam matematika. Dengan begitu, bangun yang memiliki titik pusat ini dapat dihitung luas permukaan dan volumenya.
Kerucut hanya terdiri dari 2 sisi yakni sisi alas dan sisi lengkung. Itulah yang menjadi ciri khasnya. Mempelajari unsur-unsur dapat mempermudah siswa dalam belajar goemetri.
Mengenal Unsur Bangun Ruang Kerucut
Kerucut merupakan bangun ruang yang memiliki alas lingkaran dan garis tinggi yang menghubungkan titik puncak ke titik pusat lingkaran.
Berikut ini merupakan unsur-unsur bangun ruang kerucut menurut buku Etnomatematika 1, Listin Weniarni, dkk. (2022) beserta ilustrasinya.
Unsur-unsur bangun ruang kerucut:
Sisi Alas. Bentuk lingkaran berpusat pada titik A.
AC disebut tinggi kerucut (t)
Jari-jari lingkaran alas (r) adalah AB dan diameternya adalah BB'= 2AB
Sisi Miring BC adalah apotema atau disebut garis pelukis.
Selimut kerucut berupa bidang lengkung.
Jadi, unsur tersebut adalah bagian yang penting untuk membentuk bangun ruang kerucut.
Selain itu, ada ciri-ciri yang dapat membedakan kerucut dengan bangun ruang lainnya, yaitu:
Kerucut memiliki 1 sisi alas lingkaran dan 1 sisi lagi berbentuk bidang lengkungb atau disebut selimut kerucut.
Kerucut memiliki 1 rusuk lengkung.
Kerucut tidak memiliki titik sudut.
Kerucut memiliki 1 titik puncak.
Rumus Bangun Ruang Kerucut
Setelah memahami dan mempelajari semua unsur pada kerucut, berikut rumus dalam menghitung bangun ruang tersebut.
Luas Permukaan Kerucut
L = Luas alas (L. Lingkaran) + luas selimut (L. sisi melengkung)
= π . r² + π . r . s
= π . r(r . s)
Volume Kerucut
Volume kerucut = 1/3 x volume tabung
= 1/3 x luas alas x t
= 1/3 x π x r² x t
Baca Juga: Rumus Luas Tabung tanpa Tutup dalam Pelajaran Matematika
Demikian penjelasan tentang unsur bangun ruang kerucut yang dapat dijadikan dasar dalam menghitung bidang geometri tersebut. Perhitungan meliputi volume, luas permukaan, hingga tingginya. (DVA)
