6 Ciri-Ciri Karya Ilmiah dan Struktur Penulisannya yang Benar

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karya ilmiah merupakan salah satu teks laporan yang berisi tentang hasil penelitian tentang berbagai macam topik. Sama seperti penulisannya lainnya, karya ilmiah juga memiliki ciri dan struktur penulisannya sendiri. Meski begitu, nyatanya masih banyak orang yang belum tahu ciri-ciri karya ilmiah itu sendiri.
Padahal sebenarnya ciri karya ilmiah sangat mudah untuk diketahui, lho. Hal ini karena ciri-ciri yang ada dalam karya ilmiah, tidak akan ditemukan dalam jenis penulisan yang lainnya. Oleh karena itulah, sangat penting bagi seseorang, khususnya peneliti, mahasiswa, maupun akademisi, untuk mengetahui ciri karya ilmiah ini.
Ciri-Ciri Karya Ilmiah dan Struktur Penulisannya
Karya ilmiah merupakan serangkaian laporan tertulis yang dipublikasikan setelah melalui proses pengkajian yang mendalam. Dengan adanya karya ilmiah, maka seseorang akan mendapatkan informasi yang akurat dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan.
Adapun beberapa contoh karya ilmiah yang populer dan mudah ditemukan antara lain adalah skripsi, tesis, disertasi, makalah, dan juga paper.
Mengutip dari buku Kiat Menulis Karya Ilmiah Berkualitas oleh Ridwan Abdullah Sani (2020:246), ciri-ciri karya ilmiah adalah sebagai berikut.
Reproduktif, yakni karya ilmiah yang ditulis oleh peneliti harus diterima dan dimaknai oleh para pembacanya sesuai dengan makna yang ingin disampaikan.
Tidak ambigu, di mana karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara mendetail dan tidak dikemas dengan bahasa yang membingungkan pembaca.
Harus objektif dan menghindari kesan emotif agar karya ilmiah tersebut dapat menjadi sebuah karya yang tidak berpihak pada emosi penulis.
Menggunakan bahasa yang baku dan memperhatikan cara penulisan yang tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Menggunakan kaidah keilmuan, yakni metodologi penelitian yang digunakan harus diperhatikan oleh penulis karena berisi tentang kerangka pemikiran yang logis.
Berkohesi dan menggunakan kalimat yang efektif sehingga isi karya ilmiah saling berkesinambungan.
Sedangkan untuk struktur penulisan karya ilmiah sendiri secara umum terdiri dari tiga bagian, yakni pendahuluan yang berisi dasar penelitian ilmiah, rumusan masalah, dan mekanisme penyelesaiannya; isi dan pembahasan tentang topik yang diteliti; serta penutup dan kesimpulan yang berisi hasil analisis penelitian yang dilakukan.
Baca Juga: Ciri-Ciri Teks Prosedur dan Pengertiannya
Itu dia penjelasan tentang ciri-ciri karya ilmiah lengkap dengan struktur penulisannya yang tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)
