6 Contoh Larutan Elektrolit Lemah dalam Ilmu Kimia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Larutan elektrolit lemah ialah senyawa yang mampu menghantarkan arus listrik, namun tidak terlalu kuat. Larutan ini juga memiliki jumlah ion yang lebih sedikit dibanding elektrolit kuat. Contoh larutan elektrolit lemah terdiri dari asam lemah dan juga basa lemah.
Mengutip Praktis Belajar Kimia oleh Imam Rahayu (PT. Grafindo Media Pratama:105) larutan elektrolit lemah pada dasarnya hanya terdisosiasi sebagian. Sebab, larutan elektrolit yang mampu menghantarkan listrik akan terjadi penguaraian senyawa menjadi ion dalam larutan.
Contoh Larutan Elektrolit Lemah
Larutan elektrolit lemah merupakan larutan yang zat terlarutnya tidak terurai sempurna hingga menjadi ion-ionnya. Larutan ini hanya menghantarkan sejumlah kecil arus listrik. Lantas apa saja contoh larutan elektrolit lemah? Simak penjelasannya berikut.
1. Larutan Elektrolit Lemah dari Asam Lemah
Asam lemah merupakan asam yang tidak sempurna dalam proses ionisasi. Selain itu, asam ini jika dilarutkan dalam air hanya akan menghasilkan atom nitrogen yang sedikit. Contoh dari asam ini adalah sebagai berikut.
Asam sitrat (C6H8O7) merupakan asam lemah yang umumnya terkandung dalam buah jeruk Tak hanya itu, asam ini juga serng digunakan untuk menghilangkan noda, mencerahkan pakaian, dan lain-lain.
Asam oksalat (HO2C2O2H), merupakan jenis asam yang paling sederhana dan digambarkan dengan rumus HOOC-COOH. Asam ini sebenarnya ada dalam tubuh manusia, yang berfungsi dalam mengikat mineral dan menyerapnya.
Asam fosfat (H3PO4), adalah larutan elektrolt lemah yang berguna sebagai reagen kimi. Selain itu, asam lemah ini juga sering dimanfaatkan dalam beberap hal, seperti pada ortopedik dan etchant gigi, aditif makanan, pendispersi, fluks, dan lainnya.
2. Elektrolit Lemah dari Basa Lemah
Basa lemah merupakan basa yang umumnya tidak terdisosiasi sepenuhnya. Selain itu, senyawa yang tergolong larutan elektrolit lemah ini akan menghasilkan ion hidroksida saat dilarutkan dengan air. Berikut adalah contohnya:
Amonia (NH3), adalah elektrolit lemah yang dipergunakan sebagau pereaksi di laboratorium.
Piridin (C5H5N), merupakan organik yang sering digunakan dalam agrokimia dan farmasi. Senyawa ini juga disebut sebagai bahan pelarut
Metilamin hidroksida (CH3NH3OH), adalah larutan elektrolit yang juga masih turunan dari amonia.
Baca Juga: Mengenal Larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Nonelektrolit
Demikianlah penjelasan mengenai contoh larutan elektrolit lemah yang dijadikan referensi pembelajaran kimia. Semoga bermanfaat! (NUM)
