Konten dari Pengguna

6 Fungsi Bendungan untuk Lingkungan dan Sistem Perairan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi bendungan. Sumber: unsplash.com/ unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi bendungan. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Fungsi bendungan untuk lingkungan tidak bisa disepelekan. Keberadaannya memengaruhi terpenuhinya kebutuhan air pada saat musim kemarau.

Bendungan biasanya terletak di sungai dan memiliki ceruk berupa kubangan yang sengaja dibuat secara khusus untuk menyimpan air. Air dari bendungan akan dialirkan ke rumah penduduk saat terjadi kekeringan.

Pengertian dan Fungsi Bendungan

Ilustrasi fungsi bendungan. Sumber: unsplash.com/ Gabor Koszegi

Menurut buku Rekayasa dan Manajemen Banjir Kota karya Robert J. Kodoatie (2013:168), pengertian bendungan adalah bangunan yang berupa urugan tanah, urugan batu, beton, dan/atau pasangan batu. Fungsi bendungan yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat pula dibangun untuk menahan dan menampung limbah tambang (tailing), atau menampung lumpur sehingga terbentuk waduk (PP No 37 Tahun 2010).

Berikut ini penjelasan fungsi bendungan secara lebih rinci.

  1. Tempat penampungan air sungai: bendungan menampung air sungai untuk sementara waktu dan akan dikeluarkan ketika air dibutuhkan

  2. Tempat pengelolaan sumber daya air: air dari sungai bisa dikelola di bendungan dengan adanya saringan di dalamnya. Sehingga air bisa lebih bersih dan bebas sampah.

  3. Menyediakan air baku (raw water): air baku merupakan air yang akan dikelola sebagai air minum.

  4. Menyediakan air irigasi: air dari bendungan dapat dimanfaatkan untuk pengairan ladang dan sawah.

  5. Mengendalikan banjir: saat hujan, bendungan mampu menahan laju air hujan karena memiliki ceruk yang dalam dengan debit air yang tinggi. Banjir bisa dihindari dengan mengatur aliran air dari bendungan.

  6. Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA): tenaga air yang besar mampu menggerakkan turbin yang dikonversikan energinya menjadi energi listrik.

Bendungan memang multifungsi karena punya manfaat serbaguna yang dapat dimanfaatkan manusia dalam pengelolaan sumber daya air di lingkungan sekitar. Di dalam bendungan terdapat spillway atau pintu air yang mampu membuang air secara bertahap.

Baca juga: 10 Manfaat Waduk bagi Kehidupan dan Lingkungan Sekitarnya

Hal itulah yang membuat bendungan memiliki fungsi sebagai pengendali banjir. Saat kondisi air berlebihan, air bisa dibuang secara bertahap, sedangkan saat kondisi musim kemarau dan kekeringan air bisa disimpan untuk digunakan saat dibutuhkan.

Fungsi bendungan dalam sistem perairan memang sangat luar biasa. Semoga 6 manfaat di atas bisa menjadi referensi bagi pembaca yang ingin mengetahui peran dan manfaat bendungan. (IMA)