Konten dari Pengguna

6 Fungsi Pidato Persuasif beserta Strukturnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi pidato persuasif. Sumber: Pexels/Cottonbro Studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi pidato persuasif. Sumber: Pexels/Cottonbro Studio

Fungsi pidato persuasif yang utama adalah untuk mengajak para pendengar untuk melakukan sesuatu. Dalam pidato tersebut akan ada gagasan mengenai isu, konsep, hingga produk yang membuat para penyimaknya menasa tertarik.

Pidato persuasif akan mengandung kalimat ajakan, kalimat perintah, atau kalimat rekomendasi. Kalimat yang digunakan adalah kalimat yang bersifat membangun. Penggunaan bahasa yang dipilih juga akan menimbulkan dampak atau akan mempengaruhi emosi seseorang.

Fungsi Pidato Persuasif

Ilustrasi fungsi pidato persuasif. Sumber: Pexels/ICSA

Pidato persuasif merupakan salah satu metode untuk membujuk pendengar melalui pembangunan emosi dan kepercayaan. Berikut ini adalah beberapa fungsi yang bisa diperoleh dengan melakukan pidato persuasif.

  1. Membujuk atau mempengaruhi pendengar untuk melakukan atau memilih suatu hal yang diinginkan pembicara.

  2. Mengajak pendengar untuk melakukan suatu hal dengan lebih baik.

  3. Memberikan kesan tanggapan positif akan pesan yang terkandung dalam pidato.

  4. Membangun kedekatan emosi dengan pendengar.

  5. Membangun kepercayaan dan keyakinan akan isi pidato.

  6. Menggerakkan masyarakat untuk melakukan partisipasi dalam aksi atau kegiatan tertentu.

Struktur Pidato Persuasif

Ilustrasi fungsi pidato persuasif. Sumber: Pexels/Sora Shimazaki

Berdasarkan buku Speechwriting in Perspective: A Brief Guide to Effective and Persuasive Communication, Thomas H. Neale dan Dana Ely, (2007: 1), berikut ini adalah struktur dari pidato persuasif.

1. Pembuka Pidato

Bagian awal pidato selalu akan dibuka dengan salam pembuka untuk menyapa dan menghormati para pendengar. Setelah itu, akan diikuti dengan ucapan rasa syukur pada Tuhan. Selanjutnya pemberi pidato akan sedikit memberikan pengantar tentang topik.

2. Isi Pidato

Bagian selanjutnya adalah memasuki isi pidato. Pada sesi ini, orang yang berpidato akan menyampaikan informasi penting, gagasan, hingga alasan aktual yang bertujuan untuk mengajak atau mempengaruhi pendengar.

3. Penutup Pidato

Pada bagian penutup pidato, pemberi pidato akan memberikan saran serta kesimpulan tentang alasan pendengar sebaiknya mengikuti ajakan pemberi pidato. Setelah itu, dilanjutkan dengan permintaan maaf, salam penutup, dan ucapan terima kasih.

Baca juga: 6 Jenis Pidato Berdasarkan Isi dan Situasinya

Itulah pembahasan tentang fungsi pidato persuasif serta strukturnya yang baik. Sebelum melakukan pidato, pemberi pidato sebaiknya melakukan pendekatan etika, pendekatan emosi, dan pendekatan logika pada para pendengar. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya. (REY)