Konten dari Pengguna

6 Fungsi Tata Rias dalam Pertunjukan Seni Tari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi tata rias dalam pertunjukan. Sumber: Pexels.com/SugunaPhotos.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi tata rias dalam pertunjukan. Sumber: Pexels.com/SugunaPhotos.

Fungsi tata rias dalam pertunjukan seni tari sangat penting sehingga jarang ditinggalkan oleh seniman. Bahkan untuk tari dengan tema natural, penari tetap menggunakan tata rias guna memperjelas garis-garis wajah.

Di luar panggung, sering kali tata rias yang diaplikasikan ke penari terlihat berlebihan. Tata rias tersebut baru memperlihatkan keajaibannya di atas panggung. Itulah sebabnya, penting untuk memahami fungsi tata rias tersebut.

Fungsi Tata Rias dalam Pertunjukan

Ilustrasi fungsi tata rias dalam pertunjukan. Sumber: pexels.com/AndraDeJulian.

Pertunjukan tari merupakan sebuah proyek yang melibatkan banyak unsur pendukung, meliputi ragam gerak yang akan ditampilkan, iringan, pola lantai, tata rias, tata busana, tata panggung, dan pencahayaan.

Tata rias adalah unsur estetik yang ditujukan untuk memberikan efek visual sesuai dengan tema yang dibawakan. Perias mengaplikasikan kosmetik ke wajah penari bukan untuk mempercantik melainkan untuk mempertegas karakter yang dibawakan penari.

Berikut adalah fungsi tata rias dalam pertunjukan seni tari selengkapnya, yang dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya untuk SMP/MTs Kelas VIII, Sri Sudaryati dan Boiman (2021:326).

  1. Menyempurnakan penampilan wajah. Ketika penari sudah mengenakan busana yang semarak tapi wajah tidak tersentuh tata rias, maka busana yang dikenakan tidak dapat memberikan kesan maksimal.

  2. Membantu menunjukkan perwatakan atau karakter penari. Tata rias akan meningkatkan rasa percaya diri dan menaikkan suasana hati penari dalam menyelami karakter yang sedang dibawakan.

  3. Memberi efek gerak pada ekspresi wajah seorang penari di atas panggung. Misalnya tarian tersebut merupakan tari yang dinamis dan gembira, maka tata rias akan menyesuaikan dengan warna-warna yang mencolok dan meriah.

  4. Memperjelas garis-garis wajah penari untuk mengekspresikan gerak-gerak tari. Tata rias membantu penonton memahami karakter tarian yang sedang dibawakan, apakah merupakan tari gembira, sedih, galau, dan sebagainya.

  5. Memberi nilai tambah keindahan karya tari. Tari adalah hasil karya yang menyeluruh dari ragam gerak itu sendiri, tampilan penari dan tata panggung. Jika salah satu unsur pendukung tari tidak terpenuhi maka keindahannya berkurang.

  6. Sebagai pembentuk karakter atau watak. Seseorang yang memiliki karakter lemah lembut dapat dengan baik membawakan watak Rahwana yang bengis dalam tari karena dibantu tata rias.

Baca juga: 3 Unsur Utama dalam Tari, Apa Saja?

Itulah fungsi tata rias dalam pertunjukan seni tari. Tata rias merupakan salah satu keterampilan yang dapat mengubah gerak tari biasa menjadi karya tari yang mempesona. (lus)