Konten dari Pengguna

6 Jenis Pronomina dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis pronomina. Sumber: unsplash.com/AmeliaBartlett.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis pronomina. Sumber: unsplash.com/AmeliaBartlett.

Jenis pronomina dalam bahasa Indonesia bermacam-macam, tergantung referensi dan dasar atau kategori yang digunakan. Namun, tugas semua jenis pronomina tersebut adalah sama, yaitu sebagai kata ganti.

Pronomina diajarkan di bangku sekolah dan digunakan setiap hari dalam percakapan, bacaan dan tulisan. Hanya saja tidak semua orang paham atau lupa bahwa yang biasa diucapkannya itu bernama pronomina.

Jenis-Jenis Pronomina

Ilustrasi jenis pronomina. Sumber: unsplash.com/BramNaus.

Dikutip dari Relasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Hukum Indonesia, Bachrudin (2023:88), pronomina adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau kata benda atau frasa nomina atau orang tertentu yang tidak disebutkan secara langsung.

Berikut adalah 6 jenis pronomina yang dikutip dari buku di atas:

1. Kata Ganti Orang (Pronomina Persona)

Digunakan sebagai pengganti nama atau panggilan seseorang. Kata ganti orang terdiri dari:

  1. Kata ganti orang pertama tunggal: saya, aku, daku.

  2. Kata ganti orang pertama jamak: kami, kita.

  3. Kata ganti orang kedua tunggal: kamu, anda, kau.

  4. Kata ganti orang kedua jamak: kalian, kamu, sekalian.

  5. Kata ganti orang ketiga tunggal: ia, dia, beliau.

  6. Kata ganti orang ketiga jamak: mereka.

Contoh: Budi tidak datang meski dia sudah berjanji akan datang.

2. Kata Ganti Penanya (Pronomina Interogativa)

Digunakan untuk menggali informasi atas suatu kejadian. Kata ganti penanya digunakan untuk menanyakan:

  1. waktu: kapan.

  2. tempat: di mana, ke mana.

  3. orang: siapa, apa.

  4. keadaan tertentu: bagaimana, kenapa, mengapa.

Contoh: Di manapun kamu berada, aku selalu mendoakanmu.

3. Kata Ganti Pemilik atau Kepunyaan (Pronomina Posesiva)

Digunakan untuk menyataka suatu pengganti kepemilikan. Kata ganti tersebut antara lain -ku, -mu, nya dan sebagainya.

Contoh: Kerja kerasnya telah membuahkan hasil yang luar biasa.

4. Kata Ganti Penghubung (Pronomina Relativa)

Digunakan sebagai penghubung antara induk kalimat dan anak kalimat. Kata penghubung atau konjungsi ini sering muncul dalam kalimat majemuk.

Contoh: Gadis cantik yang bermata biru itu ternyata pemain sinetron.

5. Kata Ganti Penunjuk (Pronomina Demonstrativa)

Digunakan untuk menunjuk suatu benda atau lokasi. Ada 3 macam kata ganti penunjuk, yaitu:

  1. Penunjuk umum: ini, itu. Contoh: Sekolah itu adalah tempat untuk belajar dan berteman.

  2. Penunjuk tempat: sana, sini, situ, ke sana, ke situ dan sebagainya. Contoh: Entah apa yang dicarinya di sini.

  3. Penunjuk hal atau ihwal: begini, begitu. Contoh: Kejadian begini akan viral di media sosial.

6. Kata Ganti Tak Tentu

Menunjukkan sesuatu yang informasinya belum jelas. Kata ganti tersebut antara lain sesuatu, seseorang, barang siapa dan sebagainya.

Contoh kalimat: Sepertinya, dia menyimpan sesuatu.

Baca juga: 3 Contoh Kalimat Majemuk Setara Sejalan dalam Bahasa Indonesia

Itulah 6 jenis pronomina beserta contohnya dalam bahasa Indonesia yang perlu diketahui. Mengingat kembali nama jenis-jenis pronomina merupakan upaya yang baik untuk melestarikan bahasa Indonesia. (lus)