6 Manfaat Mikroorganisme dalam Bioteknologi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keju adalah salah satu manfaat mikroorganisme dalam Bioteknologi yang masih diterapkan hingga saat ini. Tentu saja penggunaan mikroorganisme pada bioteknologi juga bisa untuk bahan makanan lain.
Bioteknologi pangan adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang penggunaan mikroorganisme untuk menghasilkan bahan pangan. Mikroorganisme tersebut bisa digunakan untuk proses produksi sampai bahan jadi.
Pengertian Bioteknologi
Adanya ilmu bioteknologi bisa membuat suatu bahan baku menjadi bahan jadi yang siap dikonsumsi oleh manusia. Tentu saja, bahan pangan tersebut mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Mengutip dari buku Bioteknologi untuk Kehidupan Manusia Menjadi Lebih Baik, Yuyun Bahtiar dan Azim Zaimatul Ulya, (2021:13), pengertian Bioteknologi adalah berasal dari Bahasa Latin yaitu “bio” artinya hidup, “teknos” artinya penerapan, dan “logos” adalah ilmu.
Jadi, bioteknologi adalah ilmu yang memanfaatkan mikroorganisme dari makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang dibuat dengan bantuan teknologi. Hasilnya bisa bermacam-macam seperti bahan pangan, obat-obatan, minuman, dan masih banyak lagi.
Dulunya hanya dikenal istilah bioteknologi sederhana, namun seiring dengan berjalannya waktu mulai dikenal istilah bioteknologi konvensional. Adapun manfaat bioteknologi bagi kehidupan sebagai berikut:
Bisa dikembangkan dengan mudah.
Persediaannya banyak di alam.
Sifatnya bisa diubah lewat rekayasa genetika.
Dapat menghasilkan produk yang berguna bagi manusia dan kehidupan.
Manfaat Mikroorganisme dalam Bioteknologi Pangan
Manfaat mikroorganisme dalam Bioteknologi adalah untuk menghasilkan bahan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan manusia seperti berikut ini.
Acetobacter Xylinum adalah mikroorganisme berupa bakteri yang memiliki manfaat untuk membantu fermentasi nata de coco.
Aspergillus wentii adalah mikroorganisme yang digunakan untuk fermentasi kecap dan berasal dari kacang kedelai.
Penicillium camemberti adalah salah satu spesies fungi yang banyak dimanfaatkan untuk pembuatan keju.
Bakteri Lactobacillus casei juga digunakan untuk membuat keju.
Rhizopus Oryzae dan Rhizopus stolonifer adalah jenis mikroorganisme yang digunakan untuk pembuatan tempe.
Lactobacillus paracasei, Lactobacillus plantarum, dan Streptococcus thermophilus adalah mikroorganisme untuk yoghurt.
Baca Juga: 4 Manfaat Bioma Taiga untuk Bumi dan Manusia
Ada banyak manfaat mikroorganisme dalam bioteknologi yang digunakan untuk membuat bahan pangan jadi. Dengan mikroorganisme tersebut, manusia bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan. (GTA)
