Konten dari Pengguna

7 Cara Menulis Laporan Hasil Observasi yang Objektif dan Ciri-Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menulis laporan hasil observasi yang objektif. Sumber: www.unsplash,com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis laporan hasil observasi yang objektif. Sumber: www.unsplash,com

Observasi adalah metode yang umum digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Untuk itu, penting bagi peneliti mengetahui cara menulis laporan hasil observasi yang objektif.

Sebab, sebuah laporan observasi yang baik haruslah objektif, jelas, dan memberikan gambaran yang akurat tentang apa yang diamati.

Menurut buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan, Minarni Try Astuti (2019:10), teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi sebuah laporan dari hasil pengamatan terhadap suatu objek secara objektif.

Cara Menulis Laporan Hasil Observasi yang Objektif

Ilustrasi cara menulis laporan hasil observasi yang objektif. Sumber: www.unsplash,com

Penulisan laporan hasil observasi merupakan salah satu tugas yang umumnya dikerjakan perorangan atau kelompok. Tugas laporan penelitian ini memerlukan investigasi secara sistematis dan mendalam.

Ada beberapa cara menulis laporan hasil observasi yang objektif, yaitu

  1. Menentukan objek yang akan di observasi. Misalnya, hewan, tumbuhan, atau lingkungan sekitar.

  2. Melakukan observasi terlebih dahulu sebelum dibuat menjadi laporan.

  3. Membuat kerangka laporan hasil observasi.

  4. Menentukan judul laporan sesuai hasil observasi atau pengamatan.

  5. Mulai menyusun kalimat pembuka di bagian awal.

  6. Menyusun isi laporan berdasarkan hasil pengamatan dari awal sampai akhir.

  7. Membuat kesimpulan dan kalimat penutup.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, periksa kembali laporan observasi yang telah dibuat. Cek kembali dengan menjawab pernyataan-pernyataan berikut dengan buktinya pada tulisan laporan.

  1. Penulisan judul diawali dengan huruf kapital, kecuali pada kata depan.

  2. Judul tidak diakhiri dengan tanda baca.

  3. Laporan memuat definisi umum.

  4. Laporan memuat deskripsi per bagian.

  5. Laporan memuat deskripsi manfaat.

  6. Informasi yang disampaikan bersifat objektif.

  7. Penulisan kata berimbuhan di- dengan kata depan di sudah tepat.

  8. Terdapat kalimat definisi dan kalimat deskripsi.

  9. Jika menggunakan referensi dari sumber lain, penulisan kutipan dan sumber kutipan sudah ditulis dengan tepat.

Baca juga: Cara Menyimpulkan Teks Laporan Percobaan dengan Benar

Ciri-Ciri Menulis Laporan Hasil Observasi yang Objektif

Ilustrasi cara menulis laporan hasil observasi yang objektif. Sumber: www.unsplash,com

Ada beberapa ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang membedakan dengan jenis teks laporan lainnya.

  1. Bersifat global dan universal.

  2. Lebih menekankan pada pengelompokan berbagai hal ke dalam jenis-jenis, sesuai dengan ciri-ciri setiap jenis pada umumnya.

  3. Teks laporan berkaitan dengan hubungan berjenjang antara sebuah kelas dengan subkelas yang ada di dalamnya.

  4. Bersifat objektif.

  5. Memuat fakta.

  6. Penjelasannya lengkap dan terstruktur dari awal sampai akhir.

  7. Tidak menuliskan hal-hal menyimpan, seperti mengandung prasangka atau berpihak.

  8. Ditulis secara menarik, baik dalam isinya, susunan, serta tata bahasa.

Dengan memahami cara menulis laporan hasil observasi yang objektif, maka setiap hasil observasi dapat disusun berupa laporan yang tidak hanya objektif. Namun, juga bermanfaat bagi pembaca yang ingin memahami hasil observasi secara mendalam. (VAN)