7 Ciri-Ciri Desa dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa memiliki wilayah yang masih bersifat alamiah. Oleh sebab itu, ciri-ciri desa umumnya dapat dilihat dari karakteristik wilayahnya. Hubungan masyarakat di desa juga punya keistimewaan tersendiri. Mereka memiliki keterikatan dengan kehidupan tradisional.
Setiap daerah desa memiliki potensinya masing-masing. Semua bergantung kepada kemampuan masyarakat desa itu sendiri dan perkembangan pembangunannya.
Ciri-Ciri Desa
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), desa adalah satu kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang memiliki sistem pemerintahan sendiri.
Berdasarkan penduduknya. desa adalah suatu wilayah yang penduduknya kurang dari 2500 jiwa, mata pencaharian, penduduk desa biasanya masih bergantung dengan keadaan alam sekitar, kebanyakan bersifat agraris.
Berikut beberapa ciri-ciri desa yang dirangkum berdasarkan buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia oleh Bambang Utoyo (2007).
Perbandingan manusia dan lahan cukup besar, lahan-lahan di pedesaan masih relatif luas dibandingkan dengan jumlah penduduknya.
Penduduknya masih bertumpu pada pekerjaan di sektor agraris, melihat dari geografisnya terdapat banyak lahan pertanian.
Sifat masyarakatnya masih memegang tradisi yang berlaku. Masih memegang teguh norma-norma sosial dan nilai leluhur.
Hubungan antar masyarakat masih bersifat akrab, saling mengenal, dan gotong royong.
Sarana dan prasarana komunikasi dan perhubungan masih sangat sederhana. Sebagai contoh jalan aspal yang sederhana, angkutan dan trasnportasi yang umum digunakan masih tradisional tanpa mesin, seperti gerobak sapi dan sepeda.
Kehidupan di wilayah desa masih dipengaruhi oleh berbagai faktor alam, iklim alam, dan kekayaan alam.
Teknologi modern dan pembangunan belum terlalu berkembang di wilayah desa.
Fungsi Desa
Secara umum desa memiliki fungsi yang cukup penting. Berikut beberapa fungsi desa yang perlu diketahui.
Desa sebagai hinterland atau daerah dukung yang menjadi pemasok bahan makanan pokok, seperti padi, jagung, hingga ketela, dan beragam makanan lain, seperti kacang-kacangan.
Desa sebagai sumber tenaga kerja karena masyarakat desa yang hidup berdasarkan gotong royong menjadi kekuatan membangun bersama dapat dipekerjakan di kota.
Desa sebagai pelestari kearifan lokal. Itu karena di desa kebudayaan lokal akan senantiasa terjaga dan terus berkembang.
Desa dapat menjadi mitra pembangunan bagi kota dan memenuhi kebutuhan kota.
Baca Juga: Ciri-Ciri Tanjung dari Sudut Pandang Geografi
Demikian penjelasan tentang ciri-ciri desa disertai pengertian dan fungsinya sehingga dapat menambah informasi untuk masyarakat.(DVA)
