Konten dari Pengguna

7 Contoh Kata Penghubung dan Penggunaannya dalam Kalimat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kata penghubung dan penggunaannya dalam kalimat. Sumber foto: Unplash/Nick Fewings
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kata penghubung dan penggunaannya dalam kalimat. Sumber foto: Unplash/Nick Fewings

Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata hubung penting untuk dipahami dengan baik. Pasalnya contoh kata penghubung ada beberapa macam dan memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Adanya kata hubung mampu membentuk kalimat yang padu dan mudah dipahami maknanya.

Selain menyambungkan dua kalimat, ada juga kata hubung yang bersifat bertentangan. Oleh karena itu, pemahaman tentang kata penghubung perlu didalami dengan baik agar dapat menulis dan mengucapkan kalimat berbahasa Indonesia dengan tepat.

Contoh Kata Penghubung

Ilustrasi contoh kata penghubung dan penggunaannya dalam kalimat. Sumber foto: Unplash/Jocelyn Morales

Dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan oleh Taufiqur Rahman (2017:90), kata penghubung disebut juga konjungsi atau kata hubung. Kata penghubung adalah kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Berikut adalah beberapa contoh kata penghubung berdasarkan fungsinya.

1. Kata Penghubung Aditif (Gabungan)

Kata hubung aditif atau gabungan merupakan konjungsi yang menghubungkan satuan kebahasaan yang sejajar atau sederajat. Kata hubung yang sering digunakan untuk konjungsi ini adalah dan, serta, lagi, dan lagipula.

Contoh kalimatnya:

  • Kakak bermain layang-layang dan Adik sedang membaca novel.

  • Ibu pergi ke pasar untuk membeli buah, sayur, ikan, serta daging sapi.

2. Kata Penghubung Pertentangan

Kata hubung pertentangan diartikan sebagai bentuk kata yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kalimat, kata atau klausa yang sederajat, namun mempertentangkan kedua bagian tersebut. Adapun kata hubung yang biasa dipakai pada konjungsi ini adalah tetapi, melainkan, akan tetapi, sebaliknya, sedangkan, padahal dan namun.

Contoh kalimatnya:

  • Sekolah itu bagus tetapi kurang terawat.

  • Andi tidak berbohong melainkan mengatakan hal yang sebenarnya.

3. Kata Penghubung Pilihan (Disjungtif)

Kata hubung pilihan merupakan bentuk kata hubung yang gunanya menghubungkan dua unsur kalimat dengan tujuan untuk memilih. Misalnya, atau, maupun, dan ataupun.

Contoh kalimatnya:

  • Kamu lebih pilih nasi goreng atau bakso?

  • Olahraga bola basket ataupun bola voli sama saja, keduanya dia suka.

4. Kata Penghubung Waktu (Temporal)

Kata penghubung waktu merupakan kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal dan peristiwa. Konjungsi temporal ini dapat dipakai untuk menjelaskan hubungan yang sederajat maupun tidak sederajat. Kata hubung yang digunakan misalnya sejak, sebelumnya, sesudahnya, selanjutnya, dan yaitu.

Contoh kalimatnya:

  • Sejak kecelakaan beruntun itu aku tidak pernah melihat Aisyah tertawa lagi.

  • Sesudah pelajaran Matematika, anak-anak kelas X diperbolehkan untuk pulang.

5. Kata Penghubung Sebab (Kausal)

Kata hubung sebab digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau tindakan yang terjadi atas sebab tertentu. Kata sambung yang sering digunakan untuk konjungsi ini adalah yaitu, karena, dan sebab.

Contoh kalimatnya:

  • Kebakaran rumah mewah itu terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan kompor.

  • Rina sakit diare sebab mengonsumsi makan-makanan yang tidak sehat.

6. Kata Penghubung Akibat

Kata sambung ini digunakan untuk menggambarkan suatu peristiwa atau tindakan yang terjadi atas sebab peristiwa lain. Kata hubung yang sering digunakan untuk konjungsi ini adalah akibatnya, sampai, dan sehingga.

Contoh kalimatnya:

  • Latifa malas belajar akibatnya ia tidak lulus ujian.

  • Banyak warga menebang pohon sembarangan sehingga kini terjadi tanah longsor.

7. Kata Penghubung Syarat

Kata penghubung syarat adalah kata hubung yang menjelaskan bahwa bahwa kejadian tersebut dapat terjadi apabila syarat-syaratnya terpenuhi. Kata sambung yang termasuk ke dalam konjungsi ini adalah apabila, kalau, jika, dan jikalau.

  • Siska tidak akan sakit apabila kemarin tidak hujan-hujanan.

  • Ahmad akan datang ke acara ulang tahunku jika ada yang mengantarkannya.

Demikianlah penjelasan tentang contoh kata penghubung dan penggunaannya dalam kalimat. Kata hubung di bahasa Indonesia ada beberapa macam sehingga penggunaannya penting untuk diketahui. (NTA)

Baca juga: 20 Contoh Majas Paradoks dalam Kalimat