Konten dari Pengguna

7 Contoh Perilaku Al Jabbar dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perilaku al jabbar. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perilaku al jabbar. Sumber: www.unsplash.com

Al Jabbar adalah salah satu dari 99 Asmaul Husna yang berarti Yang Maha Perkasa atau Yang Maha Memaksakan Kehendak. Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh perilaku Al Jabbar yang dapat diterapkan dalam menjaga kelangsungan hidup yang baik dan mampu mengembangkan diri setiap umat manusia.

Mengutip buku Paradigma Baru Filsafat Pendidikan Islam, Dr. Mahfud Junaedi.,M.Ag (2017:260), menurut Al-Qur'an maupun Hadis, setiap manusia harus mampu menjaga harga diri, rajin bekerja mencari rezeki, bersilaturahmi, menyambung komunikasi serta mampu berkomunikasi dengan baik, santun dan gemar memberi salam.

Contoh Perilaku Al Jabbar sesuai Kehendak Allah Swt

Ilustrasi contoh perilaku al jabbar. Sumber: www.unsplash.com

Sifat Al Jabbar menunjukkan kekuasaan Allah Swt yang tak tertandingi dan kemampuan untuk mengatur segala sesuatu sesuai dengan kehendak Allah Swt.

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia bisa mengamalkan sifat Al Jabbar dengan menunjukkan perilaku yang mencerminkan keadilan, kekuatan moral, dan ketegasan dalam kebaikan.

Contoh perilaku Al Jabbar berikut ini mengajarkan untuk tidak bersikap bersikap zalim terhadap orang lain, dan bisa bersikap adil serta bijaksana. Berikut penjelasannya.

1. Menegakkan Kebenaran dengan Tegas

Dalam menghadapi ketidakadilan atau kebohongan, setiap orang harus berdiri teguh dan menegakkan kebenaran tanpa rasa takut. Misalnya, ketika melihat ketidakadilan di tempat kerja atau sekolah, harus berani menyuarakan kebenaran meskipun hal itu mungkin menghadapi tantangan.

2. Membela yang Lemah dan Tertindas

Sifat Al Jabbar bisa tercermin dalam sikap membela orang-orang yang lemah atau tertindas. Ini bisa berupa membantu seseorang yang sedang mengalami perundungan, mendukung orang yang tidak memiliki kekuatan untuk melawan ketidakadilan, atau menolong mereka yang kurang beruntung.

3. Menjaga Keadilan dalam Keputusan

Ketika diberi amanah untuk membuat keputusan, baik dalam pekerjaan, keluarga, maupun komunitas, setiap umat manusia harus memastikan bahwa keputusan tersebut adil dan tidak berpihak pada satu pihak tertentu. Ini mencerminkan kekuatan moral dan ketegasan dalam menegakkan keadilan.

4. Berani Mengambil Tindakan dalam Situasi Darurat

Mengambil tindakan cepat dan tegas saat menghadapi situasi darurat, seperti membantu korban kecelakaan atau memberikan pertolongan pertama kepada orang yang sakit mendadak, merupakan cara mengamalkan sifat Al Jabbar dalam bentuk kepedulian dan kekuatan dalam kebaikan.

5. Mengatasi Tantangan dengan Keyakinan

Dalam menghadapi tantangan hidup, baik itu masalah pribadi, pekerjaan, atau studi, setiap orang harus menunjukkan kekuatan mental dan keyakinan yang kuat bahwa mampu mengatasinya. Ini adalah manifestasi dari keyakinan bahwa dengan izin Allah, manusia memiliki kekuatan untuk menghadapi setiap ujian.

6. Tidak Menyerah pada Tekanan Sosial

Terkadang, kita mungkin merasa tertekan oleh tuntutan atau harapan dari masyarakat atau kelompok. Mengamalkan sifat Al Jabbar berarti siapapun tidak mudah terpengaruh oleh tekanan tersebut dan tetap teguh pada prinsip yang benar.

7. Membantu Orang Lain Menjadi Kuat

Memberdayakan orang lain, misalnya dengan memberikan motivasi, dukungan, atau pelatihan, adalah bentuk pengamalan sifat Al Jabbar. Ini berarti setiap orang dapat berkontribusi pada kekuatan dan kemampuan orang lain untuk menghadapi hidup orang lain dengan lebih baik.

Melalui contoh perilaku Al Jabbar diharapkan setiap umat manusia dapat mengamalkan sifat Al Jabbar dalam kehidupan sehari-hari.

Manusia tidak hanya menunjukkan ketaatan kepada Allah tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan penuh kasih. Sifat ini mengajarkan untuk kuat dalam kebenaran, tegas dalam keadilan, dan bijaksana dalam kekuasaan. (VAN)

Baca juga: Contoh Kultum Singkat tentang Adab Berbicara dilengkapi Dalilnya