7 Contoh Pertanyaan Tentang Norma beserta Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan tentang norma beserta jawabannya bisa menambah pengetahuan pembaca mengenai fungsi norma dalam kehidupan bermasyarakat. Pertanyaan tersebut bisa meliputi pengertian, tujuan, akibat pelanggaran norma, dan lainnya.
Dikutip dalam buku Norma Dalam Masyarakat oleh Joko Subroto (2023:4) norma adalah suatu kaidah yang digunakan sebagai ukuran tentang perbuatan manusia, yakni perbuatan yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan, perbuatan yang benar dan yang salah, serta perbuatan yang baik dan yang buruk.
Mengetahui Contoh Pertanyaan Tentang Norma beserta Jawabannya
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu akan terus berhubungan dengan norma atau aturan. Banyak norma yang berlaku di masyarakat Indonesia. Mulai norma agama, hukum, hingga sosial (kesopanan, kesusilaan, dan adat istiadat).
Norma tersebut ada dan dibuat untuk dipatuhi serta dilaksanakan. Jika melanggar, seseorang akan mendapatkan sanksi atau hukuman yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain melalui materi, meningkatkan pengetahuan tentang norma bisa melalui contoh pertanyaan. Seseorang bisa mencoba membaca pertanyaan tentang norma yang telah dilengkapi dengan jawabannya berikut ini.
1. Apa yang dimaksud dengan norma?
Jawabannya:
Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma dapat bersifat tertulis atau tidak tertulis. Contoh norma yaitu norma hukum, agama, kesusilaan, kesopanan, dan adat istiadat.
2. Bagaimana proses terbentuknya norma dalam masyarakat?
Jawabannya:
Proses terbentuknya norma dalam masyarakat yaitu dari interaksi sosial dalam masyarakat itu sendiri. Singkatnya, norma tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Tujuan dibentuknya norma adalah untuk mewujudkan kedamaian dalam lingkungan masyarakat.
3. Mengapa seseorang perlu menerapkan norma dalam berbagai kehidupan?
Jawabannya:
Norma diperlukan untuk mengatur perilaku masyarakat supaya teratur, tertib, dan menciptakan kehidupan yang tenteram. Tanpa norma, masyarakat tidak akan memiliki pedoman dalam berperilaku. Akibatnya konflik atau permasalahan akan sering terjadi.
4. Apa perbedaan antara aturan dan norma?
Jawabannya:
Aturan yaitu pedoman khusus yang ditetapkan oleh pihak berwenang untuk mengatur perilaku individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Sedangkan norma adalah suatu bentuk standar atau pedoman perilaku yang telah diakui dan diterima oleh masyarakat atau kelompok tertentu.
5. Apa yang akan terjadi bila ada anggota masyarakat yang tidak mau mematuhi norma?
Jawabannya:
Jika ada anggota masyarakat yang tidak mematuhi norma, maka akan terjadi dampak negatif bagi pelaku dan pihak lain yang terlibat. Dampak tersebut bisa berupa sanksi sosial maupun hukum.
6. Mengapa norma bisa dikatakan memiliki sifat yang tidak terlalu mengikat?
Jawabannya:
Umumnya norma berkaitan dengan aturan tidak tertulis yang mengatur kehidupan sosial di masyarakat, sehingga sifatnya tidak terlalu mengikat. Ketika seseorang melanggar norma sosial, maka orang tersebut mendapat sanksi sosial yang tidak diatur berdasarkan hukum dan konstitusi negara.
7. Apa saja contoh norma yang ada di masyarakat?
Jawabannya:
Norma kesopanan: Bertutur kata yang lemah lembut, berperilaku sopan kepada orang yang lebih tua, mengucapkan terima kasih setelah diberikan bantuan, dan lainnya.
Norma kesusilaan: Jujur dalam berkata, menjaga perasaan orang lain, bertindak adil, dan lainnya.
Norma adat istiadat: Tradisi pernikahan adat, ritual keagamaan, upacara adat untuk menghormati leluhur, dan lainnya.
Norma agama: Tidak melakukan kekerasan terhadap sesama, beribadah sesuai dengan kepercayannya masing-masing, dan lainnya.
Norma hukum: Menaati peraturan lalu lintas, tidak melakukan tindak kriminal seperti mencuri, menipu sampai membunuh, setiap warga negara wajib membayar pajak, dan lainnya.
Itulah beberapa contoh pertanyaan tentang norma beserta jawabannya yang bisa pembaca ketahui. Mematuhi norma sangatlah penting karena bisa membantu masyarakat dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan stabilitas sosial. (MRZ)
Baca juga: 15 Contoh Pelanggaran Norma Kesusilaan di Lingkungan Masyarakat
