7 Contoh Properti Tari beserta Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam seni tari, baik tradisional maupun modern, terdapat properti tari yang mendukung pertunjukan seni tari. Salah satu contoh properti tari adalah selendang, yang biasa digunakan dalam tari tradisional di berbagai daerah.
Secara umum, fungsi dari properti tari adalah untuk mendukung penari dalam pertunjukan. Properti tari juga dapat membantu penari untuk mengekspresikan diri supaya lebih kreatif di ruang pentas.
Contoh Properti Tari
Mengutip buku Kreatif Tematik Tema 4: Sehat Itu Penting kelas V, M. Thayeb, dkk (2019:60), properti tari adalah semua peralatan yang dipakai oleh seorang penari pada saat menari. Terdapat berbagai contoh properti tari yang biasa digunakan oleh penari di atas panggung antara lain sebagai berikut.
1. Selendang atau Sampur
Selendang memiliki peran ganda, yaitu diserasikan dengan warna dan bagian kostum penari atau sebagai properti tari yang menjadi bagian dari gerak tari itu sendiri. Jadi, penari akan melakukan melempar selendang, serta menggerakkan selendang tersebut seolah-olah seperti sebuah sayap seperti gerakan pada Tari Merak.
2. Kipas
Ada beberapa tarian yang menggunakan properti tari berupa kipas. Misalnya, Tari Kipas Pakarena yang berasal dari Sulawesi dan beberapa tarian tradisional Jawa Barat. Kipas tergolong mudah untuk digunakan sebagai properti gerak tari, karena terkesan cantik dan menarik.
3. Payung
Tarian yang identik dengan properti payung adalah Tari Payung yang berasal dari Sumatera Barat. Makna dari payung sendiri merupakan penyatuan dan sebagai simbol pelindung.
4. Sapu tangan
Sapu tangan adalah selembar kain berukuran kecil yang disematkan dipinggang atau dibawa oleh tangan penari. Contoh tari yang menggunakan sapu tangan adalah Tari Sapu Tangan, Tari Mpa Lenggo, dan Tari Lalayon.
5. Topeng
Topeng adalah penutup muka yang biasanya digambar dan diukir untuk menonjolkan suatu karakter dalam tarian. Contoh tari yang menggunakan topeng adalah Tari Klana Topeng, Tari Topeng Cirebon, dan Tari Reog Ponorogo.
6. Piring
Piring digunakan sebagai properti Tari Piring dari daerah Sumatera Barat. Piring menyimbolkan panen melimpah yang memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Sehingga, Tari Piring mencerminkan rasa syukur atas hasil panen tersebut. Selain Tari Piring, Tari Lilin dari Sumatera Barat juga menggunakan piring sebagai properti tarinya.
7. Tombak
Tombak merupakan kayu panjang yang tajam pada ujungnya. Tari yang menggunakan tombak sebagai properti tari adalah Tari Kabasan, Tari Lawung, Tari Cangget, Tari Serimpi, Tari Musyoh, Tari Sere, Tari Fatalele, Tari Soreng, dan Tari Tobe.
Fungsi Properti Tari
Setelah mengetahui properti tari, perlu juga diketahui fungsi dari properti tari tersebut. Pada dasarnya terdapat beberapa fungsi dari properti tari. Berikut adalah beberapa fungsi properti tari yang dapat diketahui.
Untuk mendeskripsikan tema tarian. Keberadaan properti ini membuat penggambaran tema menjadi semakin jelas.
Untuk memperjelas gerakan dan karakter penari, baik perempuan maupun penari. Dengan adanya properti tari, maka karakter dan watak yang ditampilkan seorang penari dalam tarian bisa semakin jelas.
Digunakan untuk memperindah gerakan. Dengan adanya properti, tingkat keindahan dari tarian semakin meningkat.
Mempermudah tersampainya pesan makna yang ingin disampaikan penari melalui gerakannya.
Sebagai ciri khas dari suatu tarian
Baca juga: 3 Unsur Utama dalam Tari, Apa Saja?
Itulah penjelasan mengenai contoh properti tari dan fungsinya. Mari lestarikan budaya Indonesia yang beragam dengan mempelajari dan mengenal lebih dekat akan budaya-budaya yang ada di setiap daerah. (BAI)
