Konten dari Pengguna

7 Saran untuk Dosen Saat Mengisi Kuesioner

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Saran untuk Dosen Saat Mengisi Kuesioner, Sumber: unsplash.com/ Dang Hoang Nhu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Saran untuk Dosen Saat Mengisi Kuesioner, Sumber: unsplash.com/ Dang Hoang Nhu

Saat akhir semester, biasanya dosen akan membagikan kuesioner kepada mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliahnya. Adapun contoh saran untuk dosen saat mengisi kuesioner yang sopan namun tetap membangun.

Pemberian saran sepatutnya menggunakan kata-kata yang halus karena kuesioner akan langsung dibaca oleh dosen. Mahasiswa dapat menyampaikan rasa kecewa, tidak puas dan saran yang nanti akan menjadi pertimbangan dosen untuk berbenah diri.

Saran untuk Dosen saat Mengisi Kuesioner

Ilustrasi Saran untuk Dosen Saat Mengisi Kuesioner Nguyen. Sumber: unsplash.com/ Dang Hoang Nhu

Mengutip dari buku Pengukuran dalam Bidang Pendidikan karya Prof. DR. H. Djaali dan DR. Pudji Muljono (hal. 64), kuesioner adalah alat pengumpul data yang isinya berupa daftar pertanyaan yang akan dijawab oleh responden.

Pada beberapa kuesioner juga terdapat bagian esai yang memperbolehkan responden untuk mengisi setiap pertanyaan dengan kata-katanya sendiri. Berikut ini ide menulis saran untuk dosen saat mengisi kuesioner yang bisa digunakan untuk menjawab lembar pertanyaan tersebut.

  1. Saya harap di perkuliahan selanjutnya, Bapak atau Ibu tidak terlalu banyak bercerita tentang kehidupan pribadi saat sedang mengajar. Sebab, hal yang dibutuhkan oleh mahasiswa adalah ilmu dari materi perkuliahan, bukan studi kasus pribadi.

  2. Saran untuk perkuliahan ke depan, agar dosen lebih bisa memahami kemampuan setiap mahasiswa yang tidak sama. Sehingga tidak disamaratakan untuk membebankan tugas yang berat di luar batas kemampuan mahasiswa.

  3. Metode pembelajaran di kelas terkadang terasa sangat monoton karena kurang adanya interaksi antara dosen dan mahasiswa. Jarang sekali diskusi dilakukan, padahal komunikasi dua arah sangat diperlukan dalam perkuliahan. Saran saya, semoga lebih banyak diskusi yang diberikan di kelas.

  4. Terkait biaya untuk fotokopi materi, saya rasa terlalu banyak dibandingkan materi perkuliahan lain. Sehingga, saran saya semoga materi bisa dibagikan dalam bentuk soft file saja sehingga mahasiswa bisa mengaksesnya lewat laptop atau tab demi menghemat biaya dan juga penggunaan kertas.

  5. Saran saya agar perkuliahan semakin menyenangkan, dosen perlu mempertimbangkan metode belajar di luar kelas atau outing. Tujuannya agar mahasiswa tidak merasakan suasana yang monoton di kelas.

  6. Saran untuk mata kuliah ini agar dilakukan praktikum lapangan sehingga materi yang didapatkan bukan hanya teori saja. Ketika mahasiswa melakukannya langsung di lapangan, mahasiswa akan lebih paham penerapan ilmu dalam kehidupan nyata.

  7. Demi mewujudkan suasana perkuliahan yang kondusif, akan sangat lebih baik jika dosen memberikan evaluasi terhadap hasil kerja mahasiswa. Sebab, selama ini dosen hanya memberikan tugas saja tanpa memberitahu hasil dari nilai tugas tersebut.

Baca juga: Pengertian Kuesioner dan Jenis-jenisnya dalam Penelitian

Beberapa contoh saran untuk dosen saat mengisi kuesioner di atas bisa jadi ide sontekan ketika ingin menyampaikan uneg-uneg kepada dosen namun dengan bahasa yang santun. (IMA)