Konten dari Pengguna

8 Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Sumber: cottonbro studio/ pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Sumber: cottonbro studio/ pexels

Para pencari kerja perlu mengetahui cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Tujuannya agar segera mendapat pekerjaan sesuai dengan minat dan kemampuan.

Dikutip dari Cara Mudah Menulis Surat Lamaran Kerja, M. Handika, (2020:55), cara membuat surat lamaran kerja adalah menggunakan bahasa yang baik dan benar. Surat menggunakan format surat dan bahasa formal atau resmi.

8 Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Ilustrasi cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Sumber: Vlada Karpovich/ pexels

Surat lamaran kerja merupakan hal pertama yang ditunjukkan oleh pelamar kepada pemilik lowongan kerja. Untuk itu, sebaiknya tidak terdapat kesalahan dalam menulis surat lamaran.

Cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar sebaiknya berisi beberapa hal berikut ini.

1. Tempat dan Waktu Pembuatan Surat

Bagian paling atas ditulis nama kota dan tanggal dibuatnya surat lamaran. Letak tempat dan tanggal pembuatan surat berada di sisi kanan atas surat.

Contoh:

Bandung, 20 April 2024

2. Perihal Surat dan Lampiran

Perihal merupakan maksus ditulisnya surat, yakni “Surat Lamaran Kerja”. Jika posisi yang dilamar sudah diketahui, sebaiknya ditulis dengan lengkap untuk memudahkan proses seleksi. Lampiran diisi dengan jumlah berkas yang disertakan.

Contoh

Hal: Surat Lamaran Kerja Senior Engineer

Lapiran: 6 lembar

3. Penerima Surat Lamaran

Berisi nama, jabatan dan alamat lengkap penerima surat. Nama dapat diganti dengan departemen atau bagian yang mengurusi lamaran pekerjaan.

Contoh:

Yth. Bapak/Ibu HRD

PT Aman Sentosa

Jl. Bahagia No. 5

Serengan, Surakarta, Jawa Tengah

4. Salam Pembuka

Salam pembuka adalah bagian yang tidak boleh terlewatkan dalam surat lamaran kerja.

Contoh:

Dengan hormat,

5. Paragraf Pembuka

Merupakan penjelasan singkat mengapa surat tersebut ditulis. Umumnya berisi perkenalan penulis surat, menjelaskan dari mana mengetahui lowongan pekerjaan, dan posisi yang ingin dilamar.

Contoh:

Nama saya Annis. Domisili di Jakarta. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari LinkedIn, PT Aman Sentosa sedang mencari akuntan. Untuk itu dari itu, saya ingin melamar posisi tersebut.

6. Isi Surat

Bagian terpenting dari surat lamaran berisi informasi lengkap tentang pendidikan, pengalaman dan keahlian penulis surat.

Contoh:

Saya adalah sarjana Sastra Indonesia dari Universitas Indonesia tahun 2017. Saya memiliki pengalaman sebagai Editor selama empat tahun. Bidang keahlian yang saya kuasai adalah editing dan proofreading.

7. Lampiran

Bagian ini adalah data yang memperkuat apa yang ditulis pada bagian isi. Umumnya, lampiran berupa Curriculum Vitae terbaru, portofolio, ijazah. Jika perusahaan mensyaratkan dokumen tertentu dapat ditambahkan.

Contoh:

Berikut ini saya lampirkan dokumen pendukung untuk menguatkan apa yang saya jelaskan di atas.

1. CV

2. Fotocopy ijazah terakhir

3. Portofolio

4. dst

8. Penutup

Tulis dengan singkat dan padat, berupa ucapan terima kasih dan kesiapan mengikuti proses rekrutmen.

Contoh:

Terima kasih saya ucapkan pada Bapak/ Ibu telah menerima surat lamaran saya. Selanjutnya saya bersedia mengikuti prosedur penerimaan di perusahaan Bapak/ Ibu.

Hormat saya,

(Nama lengkap dan tanda tangan)

Itulah cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar, agar dapat menarik perhatian pemilik lowongan perusahaan dan memberi peluang lebih besar untuk dapat diterima. Semoga bermanfaat. (STA)

Baca juga: 2 Contoh Body Email Lamaran Kerja Bahasa Inggris