8 Ciri-Ciri Kerumunan dan Contohnya yang Ada di Sekitar

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah berada di suatu kondisi yang ramai dan saling berdesakan? Hal ini dinamakan sebagai kerumunan. Terdapat beberapa ciri-ciri kerumunan yang jarang diketahui oleh banyak orang secara sadar.
Menurut buku Geografi dan Sosiologi 2, Drs. Sugiharyanto, M.Si. (2007:133), kerumunan adalah sebuah kelompok sosial yang tidak terorganisasi. Selain itu, kerumunan juga memiliki seorang pemimpin tetapi tidak mempunyai sistem pembagian kerja yang baik.
Fenomena ini terjadi karena terdapat kumpulan orang yang menjadi pusat perhatian. Secara tidak langsung, fenomena ini membuat individu berkumpul menjadi satu secara kebetulan dalam waktu yang bersamaan.
8 Ciri-Ciri Kerumunan
Terdapat ciri-ciri kerumunan yang dapat menjelaskan fenomena unik ini. Sehingga pembaca dapat menyadari akan suatu peristiwa yang sering terjadi secara tiba-tiba ini.
Berisi kumpulan orang dalam satu kerumunan sosial dan setiap individu tidak saling mengenal antar satu sama lain.
Adanya kehadiran orang-orang di satu area yang sama sebagai tempat berkumpul dan bersifat fisik sehingga tidak memiliki kontak batin.
Memiliki motivasi yang sama ketika berkumpul karena terjadi sebuah peristiwa yang menjadi pusat perhatian umum dan spontan.
Hubungan antara satu orang dengan yang lainnya tidak terorganisasi
Interaksi antar individu juga bersifat spontan, lemah, dan singkat karena hanya terjadi sekali dan tidak bertemu lagi.
Setiap orang memiliki kedudukan sosial yang sama saat berkumpul di satu tempat.
Setiap orang memiliki akses keluar atau masuk dari kerumunan secara bebas
Kerumunan hanya terjadi pada tempat tertentu dan hanya sementara.
7 Contoh Kerumunan
Terdapat contoh kerumunan yang sering terjadi di lingkungan sekitar dan pernah dilihat secara langsung. Namun, contoh-contoh kerumunan didasarkan pada jenis kerumunan yang belum diketahui banyak orang.
1. Kerumunan Biasa
Kerumunan Kurang Menyenangkan. Biasanya, peristiwa ini terjadi ketika ada kerumunan yang saling menghalangi. Contoh ketika mengantre di kasir dan mengantre ketika masuk ke dalam KRL yang terbatas areanya.
Kerumunan Pani. Biasanya, terjadi perkumpulan orang yang sedang berusaha menyelamatkan diri dari peristiwa buruk. Contoh banyak orang berlarian keluar gedung ketika terjadi gempa dan kebakaran.
Kerumunan Penonton. Biasanya, terjadi peristiwa yang tidak direncanakan dan sedang menonton peristiwa tertentu. Contoh perkumpulan orang yang sedang melihat peristiwa kecelakaan.
2. Kerumunan Berartikulasi Struktur Sosial
Kelompok Audiens Formal. Biasanya, terjadi sebuah kerumunan karena memiliki pusat perhatian dan tujuan yang sama tetapi terdapat komunikasi satu arah. Contoh acara untuk mendengarkan sebuah ceramah.
Kelompok Ekspresif Direncanakan. Biasanya, kerumunan yang terjadi memiliki tujuan sama tetapi pusat perhatiannya berbeda. Contoh kerumunan di acara pernikahan terdapat tamu yang sedang berbincang dan ada yang sibuk makan.
3. Kerumunan Berlawanan Norma Sosial
Kerumunan Emosional. Biasanya, terjadi karena adanya alasan emosional dan menggunakan kekerasan fisik. Contoh kerumunan akibat adanya tawuran antar pelajar.
Kerumunan Amoral. Biasanya, kerumunan berisi orang-orang yang memiliki sikap saling bertentangan dengan moral, tetapi tidak menggunakan kekerasan fisik. Contoh kerumunan orang yang menggunakan narkoba.
Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Kerumunan, Ciri, dan Penyebab Kemunculannya
Demikian beberapa penjelasan mengenai ciri-ciri kerumunan beserta contoh yang tanpa disadari adalah sebuah fenomena sosiologi unik. (AYA)
